Kejar
Banyuwangi 1,
Ratna
Bisa Di-PAW
Negara (Bali Post) -
Kemenangan
Ratna
Ani Lestari,
anggota
Komisi D DPRD Jembrana
dalam
Muskercabsus PDI-P
Banyuwangi untuk
menjaring
cabup
Banyuwangi
akan
berbuntut.
Jika
istri
Bupati Jembrana I
Gede
Winasa ini
melaju
dan menang
dalam
pemilihan Bupati
Banyuwangi
atau
Banyuwangi 1, dia
bisa di-PAW
(pengganti
antar-waktu).
Hal ini
diungkapkan Ketua
Komisi D DPRD
Jembrana I
Nengah
Dhana, Selasa (22/3)
kemarin.
Hanya,
Dhana
mengaku tidak
tahu-menahu
soal
hasil Muskercabsus
DPC PDI-P Banyuwangi.
''Saya
ndak
tahu Ratna
menang
atau tidak,
tetapi
kalau sampai
terpilih
sebagai
Bupati Banyuwangi,
tentu
akan ada PAW,''
tandasnya.
Dhana
yang juga
Ketua PAC PDI-P
Melaya
ini menambahkan
Ratna
selalu hadir
dalam
setiap kunker yang
diadakan
Komisi D.
Hanya,
selesai kunker
Ratna
langsung ke
Banyuwangi.
''Saya
tidak
mau ikut
campur
urusan Ratna
di
Banyuwangi,'' katanya.
Mengenai
PAW, Dhana yang
didampingi
Firlinand
Taufiq
mengatakan pengganti
Ratna
adalah caleg yang
memiliki
suara
terbanyak di DP
Mendoyo-Pekutatan.
''Ratna
kan
terpilih
sebagai
anggota DPRD karena
meraih BPP.
Penggantinya
adalah
peraih suara
terbanyak
setelah
Ratna.
Kalau
tidak
salah, di DP
Mendoyo-Pekutatan
suara
terbanyak berikutnya
adalah I
Nyoman
Sudarma,'' ujar
Firlinand yang
juga
salah satu
pengurus DPC PDI-P
Jembrana.
Sebelumnya
IB Parwata,
Ketua PAC PDI-P Negara,
mengatakan
sejak
mengikuti Muskercabsus
di
Banyuwangi, Ratna
seharusnya
sudah
mengundurkan diri
dari DPRD
Jembrana.
Sementara
itu,
Ratna belum
bisa
dimintai konfirmasi.
Dari beberapa
nomor
ponsel yang dimilikinya,
tak
satu pun bisa
dihubungi.
Beberapa
waktu
lalu, Ratna
pernah
dimintai komentar
mengenai
keikutsertaannya
dalam
pilcabup Banyuwangi.
Namun,
dia
tidak mau
berkomentar. ''No
comment,'' ujarnya
sembari
bergegas.
Saat
itu,
Ratna ditemui
dalam
acara workshop HIV/AIDS di
Pemkab
Jembrana. (kmb19)