Pantang
Ditempatkan di
Pusat Rumah
Seorang
pelukis asal
Binjai yang menetap
di
Bali
,
Misran DS, pernah
mengungkapkan salah
satu rahasia
hidup sehat.
"Yang terpenting
dalam hidup
ini dapat
berak teratur
tiap hari,
sudah cukup,"
begitu rahasia
yang terkesan sederhana
itu terungkap
sebagaimana terekam
dalam ''Tantangan
Profesi Wartawan''
(Widminarko,
2001). Namun, kalau
dicermati lebih
jauh maknanya
sangat mendalam.
Pernah
Anda mengalami
repotnya urusan
"pembuangan"
yang tak lancar?
Atau septic tank
di rumah
Anda ngadat?
Misalnya, bak
penampung yang penuh,
pipa saluran
yang buntu, atau
bau tidak
enak yang menyebar
ke mana-mana
sehingga bikin
tidak enak
hati sama
tetangga?
Dalam
keadaan seperti
itu, tentu
anda akan
bingung dan
panik. Apa
yang mesti dilakukan.
Semua anggota
keluarga jadi
resah. Pergi
ke tetangga
untuk urusan
buang air besar
rasanya tidak
enak.
Tidak
usahlah sampai
septic tank rusak
atau tidak
dapat digunakan
sebagaimana biasanya.
Saat kita
kebelet ingin
ke belakang,
sementara WC-nya
terpakai semua
saja sudah
menjadi masalah
yang sangat mengganggu.
Begitulah masalah
septic tank, jangan
dianggap enteng.
Sama pentingnya
juga dengan
apa yang kita
konsumsi agar (maaf!)
berak lancar.
Bila
sebuah dapur
tidak dapat
dipergunakan karena
sesuatu masalah,
kita masih
dapat memesan
makanan melalui
delivery order atau
pergi ke
restoran. Namun,
urusan "pengeluaran"
yang satu ini,
apalagi kalau
sudah mepet,
boleh bikin
apa kalau
toilet terisi semua?
Mau numpang tetangga,
apa enak?
Mau membuang di
mall, apa etis?
Itulah
sebabnya, septic
tank sangat berhubungan
dengan kesehatan
dan kenyamanan
anggota keluarga.
Dari sisi kesehatan,
mutlak diupayakan
penempatan bak
penampungan yang
jauh dari
lokasi sumur
dan sumur
bor. Maksudnya
agar air limbah
WC tidak nyasar
dan mencemari
sumber air keluarga
(sumur), serta
sebaliknya air dari
sumur tidak
melimpahi seputar
bak penampung
sehingga membuat
septic tank cepat
penuh.
Umumnya
orang memilih
penempatan
septic tank di luar
area rumah (di
taman belakang
atau di
carport dan halaman
depan) demi
kepraktisan kala
melakukan pengurasan.
Di sisi
lain, dalam menempatkan
posisi septic
tank ada yang menghubungkannya
dengan hal-hal
yang bersifat mitos.
Bagi warga
yang percaya pada
faktor fengshui,
misalnya, persoalan
penempatan
septic tank mendapat
perhatian sendiri.
Mereka
selalu melihat
septic tank sebaiknya
tidak berada
di selatan,
sebab area ini
dipengaruhi unsur
Api yang dominan.
Pantang pula untuk
menempatkan
septic tank tepat
di pusat
rumah, di
dalam kamar
tidur, di
ruang makan,
ataupun di
dapur.
Septic
tank yang sifatnya
"kotor"
diyakini mengandung
hawa ying
(negatif) nan
kental, berlawanan
dengan napas
kehidupan manusia
yang membutuhkan
aliran yang (positif).
Untuk meminimalisasi
energi buruk
ying pada
septic tank upayakan
memasang pipa
pembuangan udara
pada bagian
atas bak
penampungan tersebut.
Upaya ini
sekaligus dimaksudkan
untuk menghindarkan
endapan gas yang
mungkin terjadi
apabila tidak
ada pengaliran
ke luar.
Hendaknya
dipahami bahwa
endapan gas yang
tercipta dari
limbah manusia
(padat dan
cair) yang menumpuk
dalam bak
penampungan dan
tidak menemukan
saluran pelepasan
memiliki daya
desak (ledak)
yang kuat ketika
mencapai kondisi
tertentu dalam
proses kimiawinya.
Oleh karena
itu, pipa
saluran pembuangan
udara pada
sebuah septic
tank memegang peran
yang sama pentingnya
bagi sebuah
sistem sanitasi
yang baik dan
lebih berkualitas.
Dalam
kehidupan kota
yang serba sibuk
dan padat,
urusan jamban
bisa menjadi
masalah ruwet.
Untunglah manusia
tak henti
berinovasi untuk
menuju kehidupan
yang lebih praktis.
Untuk mengatasi
problem yang sering
muncul pada
sistem sanitasi,
kini sedang
dikembangkan pembuatan
septic tank praktis,
yaitu unit
septic tank "bongkar-pasang"
(terbuat dari
serat fiber ataupun
aluminium) yang dapat
diangkut ketika
sudah penuh
dan ditukarkan
dengan unit yang
kosong secara
instan dan
seketika.
Jika
ini menjadi
kenyataan, Anda
tinggal tekan
nomor telepon
(layaknya memesan
gas elpiji) dan
perusahaan jasa
pelayanan terkait
segera tiba
untuk melepas
dan mengangkut
unit septic tank Anda
serta memasangkan
unit septic tank yang kosong.
Sistem semacam
ini konon
akan dikembangkan
negara tetangga
kita, Malaysia. Mudah-mudahan
suatu saat
sistem pembuangan
limbah semacam
ini dipasarkan
juga di
Bali.
(gre,
berbagai sumber)