kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Selasa Paing, 1 Maret 2005

 Bali


Wakil
Ketua DPRD Diperiksa  

Amlapura ( Bali Post) -
Wakil
Ketua DPRD Karangasem IGB Karyawan, Senin (28/2) kemarin, memenuhi panggilan tim penyidik Kejari Amlapura untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penyelewengan dana APBD. Sementara, Selasa (1/3) ini direncanakan memeriksa IW Mas Suyasa, S.H. yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD setempat.

Koordinator tim penyidik kasus APBD IP Sugiawan, S.H. yang didampingi anggota IG Edy Bujana Yasa, S.H. menyampaikan hal ini kemarin. Sugiawan mengatakan selain Karyawan yang pada periode 1999-2004 sebagai Ketua Fraksi PDI-P, juga dimintai keterangan IGP Artawa, S.E., anggota Dewan asal Fraksi Partai Golkar. ''Pagi ini kami merencanakan minta keterangan saksi IW Mas Suyasa, S.H. dan Ir. Nyoman Wijaya Kusuma,'' ujar Sugiawan.

Edy mengatakan pemeriksaan para saksi anggota DPRD Karangasem periode 1999-2004 itu, atas perintah Kajati Bali No:Prin-052 P.1.14/Fd.1/02/2005 tertanggal 2 Februari. Mereka dimintai keterangan selaku saksi. Karyawan disidik Edy Bujana, sementara Artawa dimintai keterangan jaksa Adi Prasetyo, S.H. ''Paling tidak Kamis (3/3) sembilan mantan anggota Dewan 1999-2004 yang kini masih aktif di DPRD Karangasem sudah selesai dimintai keterangan,'' kata Edy.  

Di Tabanan  

Dua anggota DPRD Wayan Wirawan dan Gede Suamba diperiksa Kejari Tabanan, terkait dugaan penyimpangan APBD, Senin kemarin. Keduanya diperiksa cukup lama, yakni sekitar 6 jam.

Wayan Wirawan datang ke kantor Kejari sekitar pukul 09.15 wita. Kader PDI-P asal Penebel ini tanpa basa-basi langsung menuju ruangan Kasi Pidsus Ketut Eka Suara, S.H. yang akan memeriksanya. Sementara Gede Suamba diperiksa Kasi Intel Agus Riyanto. Kader PDI-P dari Pupuan ini tiba di kantor Kejari hampir bersamaan dengan rekannya Wirawan.

Kajari Tjok. Anom Susilayasa, S.H. menyatakan pemeriksaan terhadap Wirawan cukup melelahkan. Sedikitnya 25 pertanyaan telah diajukan. Dari sekian pertanyaan yang diajukan, sebagian dijawab tuntas namun sebagian pula menemui kendala.

Hal serupa juga terjadi pada pemeriksaan Suamba. Sama halnya terhadap pemeriksaan mantan anggota DPRD sebelumnya, menurut Kajari, banyak pertanyaan yang diajukan tidak mendapat jawaban yang memuaskan. Namun lanjutnya, minimnya jawaban yang diterima merupakan hak bagi mereka yang diperiksa. ''Data sebenarnya sudah kami pegang. Kami sebenarnya hanya mau cross check kebenaran datanya,'' tambahnya. (013/015)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)