kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Senin Umanis, 28 Pebruari 2005

 Surat Pembaca


150 Juta Rakyat Perlu Obat Murah

 

Selaku Ketua Helping Hands Foundation saya pernah menulis mengenai 150 juta rakyat yang memerlukan obat-obat murah (generik) melalui beberapa surat kepada Bapak Presiden (ketika itu) Abdurahman Wahid dan Presiden Habibie, dan juga menulis surat kepada Presiden Megawati serta Bapak Jusuf Kalla (waktu itu selaku Menko Kesra), Menteri Kesehatan, tetapi tidak ada reaksi nyata.

Saya mengusulkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar memperhatikan secara mendalam soal obat-obat generik, melakukan proteksi tidak langsung mengenai hal ini. Kalau membuat obat palsu tentu kita salah, tetapi membuat obat generik secara resmi tidak salah. Perusahaan farmasi yang memproduksi Branded Medicine harusnya tidak keberatan.

Menurut survai Helping Hands Foundation rakyat Indonesia masih memerlukan obat-obat generik, 60 % rakyat tidak mampu membeli obat branded, bahkan survai menunjukkan 35% rakyat tidak sanggup pergi berobat ke puskesmas.

Apa salahnya membuka pintu investor lebar-lebar untuk membuat obat generik tanpa ada syarat-syarat. Rakyat perlu perhatian Bapak Presiden dalam hal ini, khususnya untuk penyediaan obat generik dan pengobatan gratis di puskesmas-puskesmas.

Perlu diketahui, ada banyak halangan bagi investor yang berniat berinvestasi di Indonesia. Pintu ini kita harus dobrak dan buka seluas-luasnya kepada investor. Ini juga saya usulkan kepada Komisi DPR RI untuk meninjau ke bawah berapa orang memerlukan perhatian khusus dalam penyediaan obat generik dan pemeriksaan gratis di puskesmas-puskesmas. 

Jaikishin I. Mirchandani
Pintu
Air IV No.28 A Jakarta

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)