kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Wage, 26 Pebruari 2005

 Opini

 

TAJUK RENCANA

: Kompensasi BBM, akankah Sampai ke Rakyat Kecil? 
A R T I K E L : UAN ke UN, Bentuk Supremasi Negara atas Sekolah
Oleh I Nengah Laba
Mimbar Agama : Laba Ekonomis, Rugi Ekologis

DIALOG  
INTERAKTIF- BALI POST

: Penyebab Tata Ruang Bali tak Terkontrol ---
Pembuat
dan Pengawas Perda juga Pelanggar 

        CATATAN

:  

 

  • Amankan Pilkada 

    PEMBACA yang budiman, topik bahasan kita mengenai rel kereta api untuk Bali kita sudahi. Topik berikutnya tentang pengamanan pilkada mendatang.

    Polda Bali mengajukan dana pengamanan pemilihan kepala daerah (pilkada) Rp 1 milyar lebih ke Mabes Polri. Namun, Kapolda Irjen Pol. Drs. Made Mangku Pastika menjamin polisi tetap menjalankan tugas kendati tak ada kucuran dana yang diambil dari pos APBN itu.

    Ia menegaskan, Polri sudah siap mengamankan suksesi bupati dan wali kota di Bali. Polda sudah membentuk tim pengamanan pilkada yang diperkuat 5.000 personel plus bantuan 1.000 anggota TNI. Sistem penugasan dan penempatan aparat tak jauh berbeda dengan tahapan Pemilu 2004 dengan agenda pemilihan presiden RI.

    Pastika mengaku yakin pilkada berjalan lancar dan tertib. Menjelang pilkada Juni mendatang, situasi Bali tetap kondusif dan proses demokrasi berjalan dengan baik. Pandangan masyarakat terhadap aktivitas politik juga makin dewasa, minimal tidak mudah diprovokasi dan dihasut untuk melakukan tindakan anarkis.

    Pembaca budiman, pemilihan kepala daerah -- apalagi kini secara langsung oleh rakyat -- adalah salah satu hajatan demokrasi yang sangat strategis bagi masyarakat Bali. Sehingga, menjadi kewajiban semua pihak untuk mengamankannya agar berlangsung lancar dan sukses. Bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan. Tugas aparat keamanan tersebut tentu akan sangat efektif dan ideal apabila didukung seluruh masyarakat melalui pengamanan di lingkungan masing-masing. Hal tersebut sebagai wujud tanggung jawab bersama untuk lancar dan suksesnya pilkada langsung ini. Partisipasi masyarakat mengamankan lingkungannya, seperti banjar, pemukiman dan lainnya, akan menjadikan sistem pengamanan pilkada langsung ini lebih menyeluruh.

    Apakah Anda mempunyai pemikiran soal partisipasi masyarakat dalam mengamankan pilkada yang digelar Juni mendatang? Kami mengharapkan pendapat Anda yang bersifat memberi masukan pemikiran konstruktif. Kami menanti partisipasi Anda dan silakan sampaikan ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, kode pos 80232, sertakan fotokopi identitas yang masih berlaku. Kami tunggu hingga 20 Maret 2005. Bisa juga mengirim melalui E-mail: balipost@indo.net.id dengan identitas jelas.

     

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)