UMKM Belum
Sepenuhnya
Serap
Kredit
Perbankan
Denpasar
(Bali Post) -
Kendati
pemerintah
telah
mencanangkan program usaha
mikro
kecil dan
menengah (UMKM),
kenyataannya
sektor
ini belum
sepenuhnya
mampu
menyerap kredit yang
disediakan
oleh
perbankan.
Ini
sekaligus
mengindikasikan
bahwa
keadaan perekonomian
belum
benar-benar pulih,
sehingga
dunia
usaha belum
bisa
bergerak bebas.
Itu
dikatakan PLH
Direktur
Utama PT Bank Sri
Partha, I
Ketut
Supamuda di
sela-sela
acara
penarikan undian
tabungan
dan
giro berhadiah
periode ke-68,
di
kantor bank
setempat,
Jumat (25/2)
kemarin.
Dikatakannya,
indikasi
belum
pulihnya perekonomian
tersebut
sangat
dirasakan dampaknya
oleh
dunia perbankan.
Bahkan
tidak
menutup kemungkinan
perbankan
akhir-akhir
ini
mengalami kelebihan
likuiditas.
Padahal
dari
segi tingkat
bunga
kredit, dalam
beberapa
bulan
terakhir sudah
cenderung
menurun
sejalan dengan
menurunnya
bunga
tabungan. ''Dari
informasi yang
kami
peroleh pada
umumnya
para pengusaha
khususnya
pengusaha
kecil
takut meminjam
uang di
bank, karena
usaha yang
digelutinya
belum
menentu.
Sehingga,
mereka
takut tak
bisa
mengembalikan pinjamannya,''
ujar
Supamuda.
Contohnya
BSP hingga
akhir
tahun 2004
dana
pihak
ketiga yang berhasil
dihimpun
mencapai
Rp 228
milyar, sedang
kredit yang
disalurkan
pada
periode sama
Rp 160.000.
Untuk
itu, BSP
akan
berupaya
terus
meningkatkan LDR-nya
menjadi 90
persen.
''Tapi
untuk mencapai
hal itu
tidaklah
mudah,
karena dunia
usaha
memang benar-benar
sedang
dalam kondisi
tak
menentu,'' tambahnya.
Perihal target
pertumbuhan
kredit yang
ditetapkan BI
untuk
tahun ini
di Bali
mencapai 25 persen,
sedang
untuk BSP targetnya
hanya 15
persen.
Sementara usaha yang
dibiayai
oleh BSP
hingga
kini 95 persennya
merupakan
usaha
kecil dengan
rata-rata kredit
Rp 7,5
juta.
Sementara
itu,
dalam penarikan
undian
tersebut memperebutkan
satu
hadiah pertama
berupa Mobil Daihatsu Xenia
yang dimenangkan
oleh Dana UNC
Universitas
Mahasaraswati (Unmas)
Denpasar.
Hadiah
kedua Honda Supra Fit
diraih
oleh Watan
Mariani
dari Banjar
Penestanan
Kaja,
Ubud (Gianyar).
Sedang
dua hadiah
ketiga
berupa TV JVC 20 inc
dimenangkan
masing-masing
oleh Dana
Pensiun BSP
dan I Made
Marka, Br.
Anyar,
Kuta, Badung.
(026)