kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Pon, 20 Februari 2005 tarukan valas
 

BERITA


Pasiennya sering Muntah-muntah

PRAKTIK aborsi yang digeluti I Ketut Arik Wiantara, SKG. cukup profesional dan sistematis. Buktinya, ia memiliki asisten dokter aborsi dan juga sales aborsi. Dokter gigi asal Cemagi, Mengwi itu juga bersikap tertutup kepada tetangga dan lingkunganya.

''Setahu saya, Ketut Arik Wiantara sebagai dokter gigi. Pelaku memang rada tertutup. Sangat jarang berbincang-bincang dan bertegur sapa dengan tetangga,'' ujar Ni Kadek As, salah seorang tetangganya.

Selain sikap ketertutupanya itu, dokter Arik juga memiliki naluri bisnis cukup kental. Kadek yang tak mau identitasnya ditulis lengkap ini sempat merasakan pengalamannya. Sewaktu membangun rumah di belakang, sang dokter tega memintai uang Rp 250 ribu sebagai kompensasi uang perbaikan gang yang diperbaikinya.

Hal senada disampaikan Wayan Budi. Dia mencium hal-hal kurang beres pada praktik dokter gigi Arik sejak 6 bulan silam. Namun, ia mengaku enggan intervensi soal itu karena itu bukan merupakan tanggung jawabnya. Ia juga sering melihat pasien lemes dan muntah-muntah, namun tidak berani menuduh yang tidak-tidak.

Sementara itu, Kepala Lingkungan Br. Bekul, Ketut Karyana, menyatakan tidak tahu persis eksistensi praktik Arik. Namun, ia tidak menampik suara minor soal dokter ini. ''Saya tak tahu berapa jumlah pasien yang datang ke sana. Namun, sekali waktu, saya pernah melihat ada orang dibonceng sepeda motor ke tempat praktik dokter gigi Arik. Entah bagaimana kasusnya saya tidak tahu,'' ujar Ketut Karyana. (ram)

 

 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com