kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Kliwon, 14 Desember 2005

 Bali


Pintu Dam Terlambat Dibuka

Bali Post/edi
JEBOL - Akibat derasnya air di Tukad Badung, Senin (12/12) malam, jembatan yang berfungsi sebagai penyaring sampah yang terdapat di muara sungai jebol.

TERENDAMNYA sejumlah rumah di pinggiran Tukad Badung, Senin (12/12) lalu, terjadi begitu tiba-tiba. Kondisi ini menyebabkan warga panik untuk menyelamatkan diri dan barang-barang berharga.

Di tengah kondisi tersebut, ada satu hal yang dilupakan yakni membuka pintu dam. Hal itu diakui Kadis PU Bali Ir. Nyoman Sudiana. ''Ya, pintu dam estuari di Suwung terlambat dibuka,'' katanya Selasa (13/12) kemarin usai sidang pleno di DPRD Bali.

Jadi, selain hal itu, banjir yang menyebabkan rumah tergenang dan meluapnya air Tukad Badung juga disebabkan pendangkalan. ''Siapa menyangka hujan begitu lebat di Denpasar, padahal saat kami berada di Petang dengan Gubernur Bali hujan masih rintik-rintik,'' ujarnya.

Setelah dibuka, air turun 30 cm. Selain itu, cepatnya terjadi banjir di Denpasar karena sumbatan sampah di mana-mana. ''Faktor sampah sangat keras dampaknya, padahal modalnya hanya memerlukan kesadaran dan kedisiplinan warga,'' katanya.

Ada lima dam di Tukad Badung. Terakhir dam estuari. Atas kejadian tersebut, satgas telah diturunkan dan diminta siaga 24 jam mengantisipasi banjir susulan. (sua)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)