Ariani yang Dibonceng Sri Wahyuni--
Mimpi Rambut Rontok
KOMANG ARIANI
memang selamat dari gerusan air di Jalan Astasura,
Peguyangan, Denpasar. Namun, ia belum mampu melupakan
peristiwa tersebut. Apalagi temannya, Sri Wahynui, tewas
terseret arus.
''Awalnya, ketika melewati arus tersebut, airnya tidak
begitu besar dan dalam keadaan tenang. Begitu posisi
sepeda motor berada di tengah, tiba-tiba arus deras
datang dari arah utara dan Sri Wahyuni tidak dapat
mengendalikan sepeda motornya, sehingga kami terseret
arus,'' ujarnya mengawali ceritanya, Selasa (13/12)
kemarin.
Dikatakannya, datangnya air yang begitu besar, mereka
terpental dan terseret arus. Namun, Ariani sempat
menolong Sri Wahyuni. Melihat temannya terseret arus,
Ariani mencoba manarik tangan korban, tetapi usahanya
gagal karena kuatnya arus tersebut. ''Saya selamat dari
maut karena ada warga yang menarik saya saat saya hampir
terseret,'' paparnya.
Komang Ariani (20) berasal dari Banjar Kalanganyar, Desa
Gegelan, Karangasem. Sama dengan Sri Wahyuni, Ariani
juga pekerja di pabrik roti.
Ia mengungkapkan, lima hari sebelum kejadian sempat
bermimpi bahwa rambutnya rontok semua. ''Setelah itu
saya terus gelisah, sampai hari kejadian,'' ujarnya.
Ariani dan Sri Wahyuni seperti biasanya berangkat kerja
pukul 07.00 dan pulang pukul 18.00. Menurut Ariani,
mereka biasanya berangkat kerja menggunakan sepeda motor
masing-masing dan melewati Jalan Gatot Subroto dan A
Yani, Lumintang, Denpasar Barat. ''Entah karena apa hari
itu Sri Wahyuni membonceng saya dan mengajak berangkat
bersama, serta pulang lewat Jalan Astasura,'' jelasnya
sedih.
Sekitar pukul 18.00 wita, mereka pulang bersama dan
ketika itu hujannya mulai mereda. Dengan melewati Jalan
Astasura, mereka melaju dari arah barat. Di tengah
perjalanan, terdapat arus air yang memotong jalan.
Karena berbahaya untuk dilewati, warga menutup
jalan itu. Bahkan, beberapa warga setempat melarang
korban melewati jalan tersebut. ''Tetapi larangan itu
tidak dihiraukan dan Sri Wahyuni tetap nekat dan
akhirnya terjadilah peristiwa itu,'' katanya sambil
menutup mukanya.
Kapolsek Denbar AKP Roby Karya Adi, S.IK. seizin
Kapoltabes Denpasar ketika dimintai konfirmasinya
kemarin mengatakan sepeda motor Supra X yang digunakan
korban yang juga ikut terhanyut sudah ditemukan. Sepeda
motor itu ditemukan petugas nyangkut di pohon pisang,
pada pagi hari kemarin. Kini sepeda motor tersebut
diamankan di Mapolsek Denbar. (oka/jay)