Rumah pun ''Dimandikan''
Denpasar (Bali Post) -
Warga perumahan Geriya Selaras dan BTN Calista Anyar,
Ubung Kaja, Denpasar, tampak mulai bersih-bersih
pascarumah-rumah mereka yang terendam air setinggi atap
Senin (12/12) petang sebelumnya. Warga bahu-membahu
menyingkirkan sampah yang terbawa banjir, demikian juga
lumpur dan kotoran lainnya. Aktivitas bersih-bersih
secara swadaya itu berlangsung hingga Selasa (13/12)
sore kemarin.
Sebetulnya sejak pukul 04.00 wita bantuan datang dari
Dinas Pemadam Kebakaran Denpasar. Sekitar enam unit
mobil hilir mudik menyemprotkan air bersih ke
rumah-rumah warga. Bahkan, sekitar pukul 08.00 tampak
pejabat Kota Denpasar antara lain Kadis Sosial Kota Drs.
A.A. Rai Iswara, Kadis PU Ir. Ketut Suwandi dan Kadis
Kesehatan drg. Arya Susanta merapat ke TKP beserta staf
dan Plh. Kabag Humas Drs. Erwin Suryadarma. ''Kedatangan
kami untuk mendata, melihat dan juga melakukan
rehabilitasi,'' terang Erwin Suryadarma.
Rehabilitasi yang dimaksud, selain memberikan sumbangan
meterial seperti 30 unit kompor, juga pemberian bantuan
lainnya termasuk santunan kepada korban tewas Sri
Wahyuni yang tergerus banjir ketika menyeberang di
daerah Peguyangan. ''Biaya ambulans juga ditanggung
Pemkot,'' tambah Erwin.
Perumahan Geriya Selaras yang paling parah terkena
banjir. Sejak berdirinya perumahan itu 1999 lalu
tercatat telah 16 kali terjadi banjir yang berskala
besar maupun kecil. ''Namun banjir pada Senin paling
heboh. Betapa tidak, tembok-tembok pembatas setinggi 2
meter jebol tiga titik. Air meluap hingga atap.
Beruntung, kami bisa lolos dari maut dengan cara naik ke
atap dan menuju ke tempat tinggi dengan menggunakan tali,''
tutur Yogestar, warga setempat.
Soal kerugian materi dirirnya tidak bisa menjawab pasti.
Namun yang jelas, dari 21 rumah di mana baru 16 unit
yang dihuni rata-rata kerugian sampai Rp 20-30 juta.
Betapa tidak, barang-barang elektronik seperti komputer,
kulkas, televisi, tape sudah tidak bisa dipakai,
demikian juga sepeda motor, mobil dan alat-alat lainnya.
Belum lagi, jenis hewan piaraan seperti perkutut dan
bekisar. (kmb11)