Juwet ''Disulap'' Jadi Anggur
MENGHADAPI
situasi sulit seperti sekarang, masyarakat Klungkung
harus mampu menggali potensi yang ada dengan berpikir
kreatif untuk mengeluarkan sebuah terobosan baru.
Demikian disampaikan Bupati Klungkung, Wayan Candra, di
sela-sela pembukaan Apresiasi Teknologi Pengolahan Buah
Juwet dan Mangga Nusa Penida di aula Dinas Pertanian
Klungkung, Selasa (29/11) kemarin.
Menurut Candra, untuk memperoleh pemikiran kreatif guna
menciptakan terobosan baru tersebut, salah satunya dapat
diperoleh dengan sesering mungkin mengikuti kegiatan
seperti ini yang terselenggara atas kerja sama Dinas
Tanaman Pangan Propinsi Bali dengan Dinas Pertanian dan
Perkebunan Kabupaten Klungkung itu.
Ilmu yang diperoleh dapat ditindaklanjuti dengan upaya
merintis, menumbuhkembangkan kegiatan sebagai salah satu
peluang usaha di tingkat rumah tangga maupun di desa
dengan memanfaatkan potensi sumber daya pangan lokal
yang tumbuh dan berkembang di wilayah masing-masing.
''Contohnya buah juwet dan mangga Nusa Penida, kan bisa
diolah menjadi wine (anggur) dan sari buah. Daripada
dijual mentahan, yang notabene kurang laku sehingga
lebih banyak yang busuk kemudian dibuang begitu saja,''
usulnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, IB Wisnuardhana, dari
Dinas Tanaman Pangan Propinsi Bali mengungkapkan
apresiasi teknologi pengolah buah juwet dan mangga Nusa
Penida itu memang bertujuan untuk meningkatkan
pengetahuan dan keterampilan masyarakat umum, pelaku
usaha, dan lainnya.
Kegiatan yang berlangsung satu hari itu melibatkan 35
peserta--2 pengurus PKK Kabupaten, 16 pengurus PKK Desa
se-Kecamatan Nusa Penida, 8 pelaku usaha pengolahan
hasil pertanian, dan 9 orang petugas teknis Dinas
Pertanian dan Perkebunan Kabupaten dan Kecamatan Nusa
Penida. (kmb20)