Dicurigai,
Proyek
Beraroma KKN
Amlapura
(Bali Post) -
Anggota
Panitia
Anggaran (Panggar)
DPRD Karangasem, I
Gede Dana,
mengaku
heran dengan
sikap
eksekutif.
Meski
mengaku
tak
mampu
melaksanakan proyek
besar
dalam sisa
waktu
tahun anggaran 2005
ini,
tetapi tetap
ngotot
mengajukan proyek
di RAPBD
perubahan.
Hal itu,
kata Dana,
Jumat (21/10)
kemarin
di Amlapura,
justru
membuatnya menjadi
curiga.
Artinya,
sengaja
dilakukan sehingga
bisa
dimanfaatkan mencari
rekanan
tanpa proses tender,
tetapi
lewat penunjukan
langsung.
Jika
itu
terjadi, dikhawatirkan
menyuburkan KKN.
Dana menyebut
beberapa
proyek
dengan anggaran
cukup
besar diajukan
eksekutif
pada RAPBD
perubahan
ini.
Di
antaranya pembangunan
satu unit
gedung
di SMAN 1 Bebandem
senilai
Rp 350 juta,
pemugaran
kantor
bupati Rp 350
juta,
perbaikan rumah
dinas
wabup Rp 100
juta
lebih, pengadaan
peralatan
medis
di puskesmas
Rp 2,4
milyar, serta
pembelian
alat
berat eskavator
dan loader
mencapai
Rp 2,3
milyar.
Dicontohkan
Kadis
Kesehatan yang mengajukan
proyek
pengadaan peralatan
medis
untuk puskesmas
senilai
Rp 2,4
milyar.
Saat rapat
panggar,
Kadiskes
dr. IA Suci
Astiti,
mengatakan tak
mungkin
pengadaan barang
itu
dilakukan melalui
proses tender.
Padahal,
nilai
poryek itu
lebih
dari Rp 50
juta,
di mana
aturannya
proyek
senilai lebih
dari Rp
50 juta
harus melalui
proses tender--kecuali
dalam
keadaan mendesak
seperti
karena bencana
alam.
Dia
juga
mempertanyakan pengajuan
anggaran
Rp 70
juta untuk
bantuan
pengadaan sabuk
pengaman
bagi
angkot-angdes.
Padahal,
dalam
rapat sebelumnya
dengan
Organda, ada
kalangan
sopir yang
minta
dispensasi agar sopir
angkot
tak usah
memakai
sabuk pengaman.
Masalahnya,
jarak
trayek mereka
relatif
pendek dan
sering
berhenti menaik-turunkan
penumpang,
sehingga
bisa
membuat repot pasang-lepas
sabuk
itu.
''Pengajuan
anggaran
bantuan
sabuk pengaman
ini
juga mengundang
tanda
tanya.
Rasanya,
bantuan
itu merupakan
janji
pribadi Bupati I
Wayan
Geredeg saat
kampanye
pilkada
lalu.
Kenapa
janji
pribadi dibayar
dengan
mengajukan ke
anggaran
pemerintah?''
ujar Dana.
(013)