Siswa
Bantu Siswa
SISWA
di
Bali kini
makin
banyak mengunjungi
panti
asuhan yang menampung
anak-anak
seusia
mereka. Seperti yang
dilakukan 300
siswa SD 1
Ubud,
Gianyar ke
Panti
Asuhan Dharma Jati
II, Kamis (20/10).
Mereka
tak saja
menghibur
anak-anak
panti,
namun juga
menyerahkan
sumbangan
sembako.
Bahkan
banyak
di antara
siswa yang
merogoh
koceknya Rp 1.000
untuk
diserahkan kepada
anak-anak
panti.
Bagi anak
panti
asuhan Wayan
Nika
ini, tentu
uang Rp
1.000 sangat
berarti.
Bisa
dipakai uang
jajan
jika mereka
bosan
minum teh
di
panti.
Penghuni
di PA Dharma
Jati
ini sebagian
besar
sekolah di
tempat
yakni mengikuti
program Kejar
Paket A
dan Paket B.
Hanya
sebagian yang sekolah
di SD formal
seperti
siswa di SD 1
Ubud.
Pagi dan
siang
mereka mengerjakan
sejumlah
usaha
produktif seperti
menjual
bakso dan
merangkai mote, sore
dan
malam
harinya mereka
belajar
dan berlatih
menari.
Kepala
SD 1 Ubud Drs. I
Gusti
Putu Dirga
menjelaskan program
siswa
membantu siswa
di PA Dharma
Jati
ini untuk
mengasah
sifat
Tatwam Asi
para
siswa. Belajar
membantu
mereka yang
benar-benar
memerlukan
bantuan.
Ia
ingin menanamkan
bahwa
hidup tanpa
pendidikan
akan
susah di
kemudian
hari.
(sue)