Eliica
Mobil Listrik
Tercepat
Jepang
-
BP/afp
Listrik - Seorang pelajar wanita dari Universitas Keio
Jepang berdiri disamping sedan elektrik tercepat di
dunia "Eliica" yang memiliki delapan ban pada motor
elektrik dari bodi sedan pada press preview dari Tokyo
Motor Show ke 39 di Makuhari Kamis (20/10) kemarin.
Peneliti
Jepang
Kamis (20/10) kemarin
memperkenalkan sedan
elektrik
tercepat
di
dunia--sebuah
prototype beroda
delapan
dengan kecepatan
maksimum 370 kilometer per
jam.
Sebuah
versi
baru dari
Eliica
dikembangkan oleh
para
peneliti dari
Universitas Keio Tokyo yang
berkerja
sama
dengan
sebuah badan
promosi
ilmu ilmiah
milik
pemerintah dan
perusahaan-perusahaan
pribadi
Jepang seperti
pembuat ban
terkenal Bridgestone.
Mobil ini
memberikan
akselerasi yang
tak
terduga, hanya
membutuhkan
waktu 4,2
detik
dari nol
hingga 100 kilometer per jam
dan
tujuh detik
untuk
mencapai 160 kilometer per jam,
menurut
para pengembang.
Kecepatan
maksimum
mobil
adalah 370 kilometer per jam,
sebuah
kecepatan paling tinggi
dari sedan
elektrik,
tidak
termasuk kendaraan
dengan
bantuan sayap-sayap
atau model
spesial
balap, kata
mereka.
Mobil ini
digerakkan
dengan
baterai lithium-ion dan
menghabiskan
satu yen
jika
menempuh jarak
satu kilometer,
kata
mereka pada Tokyo
Motor Show, yang dibuka
untuk media
pada
sebuah convention centre
sebelah timur
pusat
kota
pekan
ini.
Eliica
sudah
mulai menjalani
pengujian
publik.
Dalam
tahap
awal pihak
pengembang
merencanakan
untuk
memproduksi mobil
ini
dalam jumlah
sedikit.
"Kami
akan
menargetkan klien
kaya yang
biasanya
menggunakan
mobil-mobil
mewah
juga para
pemilik
perusahaan kaya
untuk
penggunaan pribadi
mereka,"
kata
Hiroichi Yoshida, Keio
profesor untuk media
dan governance
pada
proyek Eliica.
"Kita berbicara
mengenai
sesuatu
seperti tontonan--sebuah
mesin
gabungan antara motor
dengan
baterai. Di
masa
depan harga
mobil
ini dapat
diturunkan,
kami
berpikir sangat
penting
untuk menciptakan
sebuah brand image
menakjubkan
untuk
pertama kali," katanya
kepada
wartawan.
Yoshida mengatakan
kendaraan
ini
kemungkinan mendapat
penjualan
bagus
meski harga
awalnya
mencapai 30 juta yen
(260.000 dolar).
Sekitar
100 orang
sudah
mengatakan kepadanya
bahwa
mereka bersedia
membayar
dengan
harga tersebut
jika
mobil benar
diluncurkan
ke
pasar.
Membutuhkan
waktu
sekitar beberapa
tahun
sebelum mobil
ini
dilempar ke
pasaran.
"Saat
saya
mulai mengembangkan
mobil
elektrik 25 tahun
silam,
saya berharap
dapat
meluncurkannya sekitar
lima
tahun.
Dua
puluh
lima
tahun
kemudian, saya
tidak
mengatakan dalam lima
tahun
namun kemungkinan
dalam
empat tahun,"
kata
ahli mesin Keio
Professor Hiroshi Shimizu.
(ton/afp)