kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Jumat Umanis, 21 Oktober 2005

 Mancanegara


Eliica
Mobil Listrik Tercepat 

Jepang -
BP/afp
Listrik - Seorang pelajar wanita dari Universitas Keio Jepang berdiri disamping sedan elektrik tercepat di dunia "Eliica" yang memiliki delapan ban pada motor elektrik dari bodi sedan pada press preview dari Tokyo Motor Show ke 39 di Makuhari Kamis (20/10) kemarin.

Peneliti Jepang Kamis (20/10) kemarin memperkenalkan sedan elektrik tercepat di dunia--sebuah prototype beroda delapan dengan kecepatan maksimum 370 kilometer per jam.

Sebuah versi baru dari Eliica dikembangkan oleh para peneliti dari Universitas Keio Tokyo yang berkerja sama dengan sebuah badan promosi ilmu ilmiah milik pemerintah dan perusahaan-perusahaan pribadi Jepang seperti pembuat ban terkenal Bridgestone.

Mobil ini memberikan akselerasi yang tak terduga, hanya membutuhkan waktu 4,2 detik dari nol hingga 100 kilometer per jam dan tujuh detik untuk mencapai 160 kilometer per jam, menurut para pengembang.

Kecepatan maksimum mobil adalah 370 kilometer per jam, sebuah kecepatan paling tinggi dari sedan elektrik, tidak termasuk kendaraan dengan bantuan sayap-sayap atau model spesial balap, kata mereka.

Mobil ini digerakkan dengan baterai lithium-ion dan menghabiskan satu yen jika menempuh jarak satu kilometer, kata mereka pada Tokyo Motor Show, yang dibuka untuk media pada sebuah convention centre sebelah timur pusat kota pekan ini.

Eliica sudah mulai menjalani pengujian publik. Dalam tahap awal pihak pengembang merencanakan untuk memproduksi mobil ini dalam jumlah sedikit.

"Kami akan menargetkan klien kaya yang biasanya menggunakan mobil-mobil mewah juga para pemilik perusahaan kaya untuk penggunaan pribadi mereka," kata Hiroichi Yoshida, Keio profesor untuk media dan governance pada proyek Eliica.

"Kita berbicara mengenai sesuatu seperti tontonan--sebuah mesin gabungan antara motor dengan baterai. Di masa depan harga mobil ini dapat diturunkan, kami berpikir sangat penting untuk menciptakan sebuah brand image menakjubkan untuk pertama kali," katanya kepada wartawan

Yoshida mengatakan kendaraan ini kemungkinan mendapat penjualan bagus meski harga awalnya mencapai 30 juta yen (260.000 dolar). Sekitar 100 orang sudah mengatakan kepadanya bahwa mereka bersedia membayar dengan harga tersebut jika mobil benar diluncurkan ke pasar.

Membutuhkan waktu sekitar beberapa tahun sebelum mobil ini dilempar ke pasaran. "Saat saya mulai mengembangkan mobil elektrik 25 tahun silam, saya berharap dapat meluncurkannya sekitar lima tahun. Dua puluh lima tahun kemudian, saya tidak mengatakan dalam lima tahun namun kemungkinan dalam empat tahun," kata ahli mesin Keio Professor Hiroshi Shimizu. (ton/afp)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)