kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Jumat Umanis, 21 Oktober 2005

 Ekonomi


Dari Pameran Mega Sale'05

Rumah
Sehat tak harus Mahal 

RUMAH yang merupakan kebutuhan mendasar bagi semua orang, tampaknya menjadi barang mahal. Terlebih-lebih di kota-kota besar, termasuk Bali yang harga tanahnya sudah sangat tinggi. Hal itulah yang menyebabkan tak semua orang bisa memenuhi kebutuhan dasar tersebut. Namun dengan teknologi rancang bangun, kini telah bisa dibuat rumah sederhana, sehat dan murah.

Seperti ditawarkan Stan Risha (Rumah Instan Sederhana Sehat dan Murah) di pameran Mega Sale'05, rumah dengan sistem kock down mulai dari lantai hingga atapnya bisa digunakan untuk rumah biasa, ruko, kos-kosan, direksi kit, warung dan sebagainya. ''Rumah ini bisa bersifat temporer maupun permanen, tergantung dari kebutuhan konsumen,'' ujar marketing Risha, Jimmy.

Dikatakannya, keuntungan menggunakan rumah dengan sistem knock down ini, selain pemasangannya cepat karena bisa satu hari (dengan catatan sudah tersedia tanah siap bangun-red), juga bisa dibongkar pasang dengan cepat. Selain itu, harganya juga relatif terjangkau yakni berkisar Rp 11 jutaan hingga Rp 36 jutaan non finishing. Harga ini sudah termasuk instalasi listrik dan air PAM dalam rumah, namun tidak termasuk sambungannya. ''Sedangkan ukuran yang paling kecil adalah 3 x 3 meter atau lazim disebut satu modul. Rumah satu modul ini bisa tanpa kamar mandi atau lengkap dengan kamar mandinya,'' tambahnya.

Jenis rumah ini memang relatif masih baru, namun sudah digunakan untuk menanggulangi masalah perumahan bagi para korban tsunami di Aceh. Misalnya, untuk kantor camat, puskesmas dan bahkan rumah tinggal. Namun di Bali baru diperkenalkan malalui pameran Mega Sale'05 yang diselenggarakan oleh Prosia Exhibition & Promotion Club.

Kendati masih baru, ternyata minat masyarakat memiliki rumah knock down tersebut relatif tinggi, dan pada umumnya digunakan untuk warung, gudang beras dan ada pula untuk rumah tinggal. ''Bahkan, juga ada yang pesan untuk vila. Namun untuk vila tentu finishing-nya berbeda dengan yang biasa dan ini ada biaya tambahan,'' tutur Jimmy.

Meski knock down, rumah sehat sederhana ini cukup kuat karena dibuat dengan konstruksi beton bertulang, sedangkan untuk panelnya menggunakan casiboard dan kayu kamper. Rumah ini bisa bertahan 20 hingga 30 tahun. Namun, kalau terlalu sering dibongkar pasang, tentunya kerusakannya (keroposnya) akan lebih cepat dibandingkan yang permanen. Bahkan rumah ini, kata Jimmy, memiliki ketahanan gempa hingga 6 skala Richther dengan beban 2 ton di loteng. Rumah yang ditawarkan oleh Stan Risha itu bisa dibangun dengan ukuran 3 x 3 meter (satu modul) hingga 4 modul. Pembangunannya bisa vertikal maupun horizontal, tergantung tanah maupun minat masyarakat. (bns)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)