Dari Pameran Mega Sale'05
Rumah
Sehat
tak harus
Mahal
RUMAH
yang merupakan
kebutuhan
mendasar
bagi
semua orang,
tampaknya
menjadi
barang mahal.
Terlebih-lebih
di
kota-kota besar,
termasuk
Bali
yang harga
tanahnya
sudah
sangat tinggi. Hal
itulah yang
menyebabkan
tak
semua orang
bisa
memenuhi kebutuhan
dasar
tersebut. Namun
dengan
teknologi rancang
bangun,
kini telah
bisa
dibuat rumah
sederhana,
sehat
dan murah.
Seperti
ditawarkan Stan
Risha (Rumah
Instan
Sederhana Sehat
dan
Murah) di
pameran Mega Sale'05,
rumah
dengan sistem
kock down
mulai
dari lantai
hingga
atapnya bisa
digunakan
untuk
rumah biasa,
ruko,
kos-kosan, direksi
kit, warung
dan
sebagainya. ''Rumah
ini
bisa bersifat
temporer
maupun
permanen, tergantung
dari
kebutuhan konsumen,''
ujar marketing
Risha, Jimmy.
Dikatakannya,
keuntungan
menggunakan
rumah
dengan sistem knock
down ini,
selain
pemasangannya cepat
karena
bisa satu
hari (dengan
catatan
sudah tersedia
tanah
siap bangun-red),
juga
bisa dibongkar
pasang
dengan cepat.
Selain
itu, harganya
juga
relatif terjangkau
yakni
berkisar Rp 11
jutaan
hingga Rp 36
jutaan non finishing.
Harga
ini sudah
termasuk
instalasi
listrik
dan air PAM dalam
rumah,
namun tidak
termasuk
sambungannya. ''Sedangkan
ukuran yang paling
kecil
adalah 3 x 3 meter atau
lazim
disebut satu
modul.
Rumah satu
modul
ini bisa
tanpa
kamar mandi
atau
lengkap dengan
kamar
mandinya,'' tambahnya.
Jenis
rumah
ini memang
relatif
masih baru,
namun
sudah digunakan
untuk
menanggulangi masalah
perumahan
bagi
para korban tsunami
di Aceh.
Misalnya,
untuk
kantor camat,
puskesmas
dan
bahkan rumah
tinggal.
Namun
di Bali baru
diperkenalkan
malalui
pameran Mega Sale'05 yang
diselenggarakan oleh
Prosia Exhibition &
Promotion Club.
Kendati
masih
baru, ternyata
minat
masyarakat memiliki
rumah knock down
tersebut
relatif
tinggi, dan
pada
umumnya digunakan
untuk
warung, gudang
beras
dan ada pula
untuk
rumah tinggal. ''Bahkan,
juga
ada yang pesan
untuk
vila.
Namun
untuk
vila
tentu finishing-nya
berbeda
dengan yang biasa
dan ini
ada
biaya tambahan,''
tutur Jimmy.
Meski
knock down, rumah
sehat
sederhana ini
cukup
kuat karena
dibuat
dengan konstruksi
beton
bertulang, sedangkan
untuk
panelnya menggunakan
casiboard
dan
kayu kamper.
Rumah
ini bisa
bertahan 20
hingga 30
tahun.
Namun, kalau
terlalu
sering dibongkar
pasang,
tentunya kerusakannya
(keroposnya)
akan
lebih cepat
dibandingkan yang
permanen.
Bahkan
rumah ini,
kata Jimmy,
memiliki
ketahanan
gempa
hingga 6 skala
Richther
dengan
beban 2 ton di
loteng.
Rumah yang ditawarkan
oleh Stan
Risha
itu bisa
dibangun
dengan
ukuran 3 x 3 meter (satu
modul)
hingga 4 modul.
Pembangunannya
bisa
vertikal maupun
horizontal, tergantung
tanah
maupun minat
masyarakat. (bns)