kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Kliwon, 20 Oktober 2005

 Politik


Pendopo
Dijaga Ketat---
Hari
Ini Ratna-Yusuf Dilantik

Banyuwangi (Bali Post) -
Pelantikan
Bupati Banyuwangi terpilih Ratna Ani Lestari hari ini akan dilaksanakan di Pendopo Saba Swagata Blambangan, Banyuwangi. Tempat ini menjadi pilihan terakhir pelantikan dengan alasan keamanan. Berbagai persiapan sejak Rabu (18/10) sore kemarin mulai dipersiapkan. Salah satunya menghias pendopo dan melakukan geladi bersih proses pelantikan, mulai dari pengamanan sampai latihan pengambilan sumpah oleh Gubernur.

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Ratna Ani Lestari  Yusuf Nuris terlihat tenang mengikuti jalannya latihan. Keduanya tampak kompak dan serius mendengarkan arahan petugas protokol dari Pemprop Jawa Timur.

Pelantikan dijadwalkan mulai pukul 13.00 WIB. Ketua DPRD Banyuwangi Ahmad Wahyudi bersama kedua wakilnya, Eko Sukartono dan Yusuf Widiatmoko, dipastikan akan memimpin langsung peripurna pelantikan. Meskipun hingga tadi malam belum diketahui pasti berapa anggota DPRD yang menyatakan siap datang dalam peripurna pelantikan. 

''Kita berharap semua anggota DPRD bisa hadir karena sudah diberikan undangan. Apalagi masa reses DPRD juga diundur,'' ujar Ketua DPRD Ahamad Wahyudi, kemarin.

Meski tidak dilakukan di gedung DPRD, pelantikan kali ini dipastikan bisa berjalan lancar. Terlebih lagi persiapannya juga sangat matang. Menurut Asisten Pemerintahan Pemkab Banyuwangi Drs. Sudjiharto, persiapan pelantikan sudah disiapkan sejak dua bulan lalu. Mulai dari pengukuran baju dinas bupati dan wakilnya hingga pemilihan ajudan yang akan mendampingi bupati.

''Saking lamanya, kemarin kita sempat tanya apakah bajunya Ibu Ratna masih cukup untuk dipakai. Jangan sampai kekecilan atau kebesaran,'' ujar Sudjiharto.

Sementara untuk undangan, DPRD menyiapkan lebih dari 500 undangan termasuk 45 anggota DPRD. Uniknya, undangan tersebut tidak ditandatangani Ketua DPRD melainkan wakilnya, Eko Sukartono. Namun, menurut Ahmad Wahyudi, hal itu tidak perlu dipersoalkan karena tidak melanggar tata tertib dewan.  ''Apalagi ada muatan politis di dalamnya,'' kilah Wahyudi.

 

Kerahkan 1.500 Personel

 

Mengantisipasi gangguan selama pelantikan, Polres Banyuwangi sepenuhnya mengerahkan kekuatan. Personel yang dikerahkan tidak tanggung-tanggung jumlahnya mencapai lebih dari 1.500. Itu pun masih ditambah dua kompi Brimob dan bantuan TNI.

Pengamanan di pendopo juga superketat. Mulai kemarin sore area sekitar pendopo sudah ditutup rapat. Dua kendaraan pemadam kebakaran dan satu mobil taktis disiagakan 24 jam, begitu juga dengan personel polisi.

Rumor yang berkembang, selama pelantikan akan ada pengerahan massa besar-besaran untuk menolak pelantikan. Meski, menurut Kapolres Banyuwangi AKBP Gaguk Sumartono, belum ada izin yang masuk untuk itu.  ''Kita tetap hormati mereka yang ingin menyampaikan aspirasi asalkan sesuai prosedur. Tetapi jika mengganggu jalannya pelantikan pasti kita tindak,'' tegasnya. (udi)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)