Pendopo
Dijaga
Ketat---
Hari
Ini
Ratna-Yusuf Dilantik
Banyuwangi
(Bali Post) -
Pelantikan
Bupati
Banyuwangi terpilih
Ratna
Ani Lestari
hari
ini akan
dilaksanakan
di
Pendopo Saba Swagata
Blambangan,
Banyuwangi.
Tempat
ini
menjadi pilihan
terakhir
pelantikan
dengan
alasan keamanan.
Berbagai
persiapan
sejak
Rabu (18/10) sore kemarin
mulai
dipersiapkan. Salah
satunya
menghias pendopo
dan
melakukan geladi
bersih
proses pelantikan,
mulai
dari pengamanan
sampai
latihan pengambilan
sumpah
oleh Gubernur.
Pasangan
Bupati
dan Wakil
Bupati
terpilih Ratna
Ani
Lestari
Yusuf
Nuris
terlihat tenang
mengikuti
jalannya
latihan.
Keduanya
tampak
kompak dan
serius
mendengarkan arahan
petugas
protokol dari
Pemprop
Jawa Timur.
Pelantikan
dijadwalkan
mulai
pukul 13.00 WIB.
Ketua DPRD
Banyuwangi Ahmad
Wahyudi
bersama kedua
wakilnya,
Eko
Sukartono dan
Yusuf
Widiatmoko, dipastikan
akan
memimpin
langsung
peripurna
pelantikan.
Meskipun
hingga
tadi malam
belum
diketahui pasti
berapa
anggota DPRD yang menyatakan
siap
datang dalam
peripurna
pelantikan.
''Kita berharap
semua
anggota DPRD bisa
hadir
karena sudah
diberikan
undangan.
Apalagi
masa
reses DPRD juga
diundur,''
ujar
Ketua DPRD Ahamad
Wahyudi,
kemarin.
Meski
tidak
dilakukan di
gedung DPRD,
pelantikan kali
ini
dipastikan bisa
berjalan
lancar.
Terlebih
lagi
persiapannya juga
sangat
matang. Menurut
Asisten
Pemerintahan Pemkab
Banyuwangi Drs.
Sudjiharto,
persiapan
pelantikan
sudah
disiapkan sejak
dua
bulan lalu.
Mulai
dari pengukuran
baju
dinas
bupati
dan wakilnya
hingga
pemilihan ajudan yang
akan
mendampingi bupati.
''Saking
lamanya,
kemarin
kita sempat
tanya
apakah
bajunya Ibu
Ratna
masih cukup
untuk
dipakai.
Jangan
sampai
kekecilan atau
kebesaran,''
ujar
Sudjiharto.
Sementara
untuk
undangan, DPRD menyiapkan
lebih
dari 500 undangan
termasuk 45
anggota DPRD.
Uniknya,
undangan
tersebut
tidak
ditandatangani Ketua
DPRD melainkan
wakilnya,
Eko
Sukartono.
Namun,
menurut Ahmad
Wahyudi,
hal itu
tidak
perlu dipersoalkan
karena
tidak melanggar
tata
tertib dewan.
''Apalagi
ada
muatan politis
di
dalamnya,'' kilah
Wahyudi.
Kerahkan
1.500
Personel
Mengantisipasi
gangguan
selama
pelantikan, Polres
Banyuwangi
sepenuhnya
mengerahkan
kekuatan.
Personel
yang dikerahkan
tidak
tanggung-tanggung jumlahnya
mencapai
lebih
dari 1.500.
Itu
pun masih
ditambah
dua
kompi Brimob
dan
bantuan TNI.
Pengamanan
di
pendopo juga
superketat.
Mulai
kemarin sore area
sekitar
pendopo sudah
ditutup
rapat. Dua
kendaraan
pemadam
kebakaran dan
satu
mobil taktis
disiagakan 24 jam,
begitu
juga dengan
personel
polisi.
Rumor yang berkembang,
selama
pelantikan
akan
ada
pengerahan
massa
besar-besaran
untuk
menolak pelantikan.
Meski,
menurut
Kapolres Banyuwangi
AKBP Gaguk
Sumartono,
belum
ada izin yang
masuk
untuk itu.
''Kita tetap
hormati
mereka yang ingin
menyampaikan
aspirasi
asalkan
sesuai prosedur.
Tetapi
jika
mengganggu jalannya
pelantikan
pasti
kita tindak,''
tegasnya.
(udi)