kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Wage, 19 Oktober 2005

 Bali


Sakit Jiwa, Ibu Dianiaya 

Denpasar (Bali Post) -
Sungguh
malang nasib Ni Nyoman Pait (60). Warga Banjar Binyar Buahan Kintamani harus dirawat di IRD RS Sanglah, Selasa (18/10) kemarin karena menderita cedera kepala berat. Kepala bagian belakangnya remuk karena dipukul oleh anak kandungnya sendiri, Wayan Parten.

Menurut keterangan anak pertamanya, Wayan Ranten, saudaranya itu mengalami gangguan jiwa. ''Ia sudah enam kali keluar masuk rumah sakit jiwa,'' ujar Ranten. ''Sebelum ini ia juga pernah menyabet kuping ibu saya dengan sabit sehingga harus dijahit sebanyak sembilan jahitan,'' tambahnya. Saat kejadian, Senin (17/10), Ranten berada di rumahnya yang berjarak satu kilometer dari rumah ibunya. ''Ibu saya tinggal bersama adik bungsu dan istrinya, serta Parten,'' jelasnya.

Ranten mengatakan saat Parten memukuli ibunya, adik bungsunya sedang pergi memancing dan istrinya sedang di luar rumah. ''Kejadiannya sekitar pukul 08.30. Ibu saya dipukuli di dapur. Saat tiba, ibu saya sudah berdarah dan dapur berantakan,'' ujarnya.

Kepanikan melanda Ranten dan langsung membawa ibunya ke RS Bangli, yang kemudian dirujuk ke RS Sanglah. ''Sampai di RS Sanglah sekitar pukul 11.30,'' katanya. Ketika ditanyai keberadaan Parten, ia mengatakan waktu itu sedang panik, jadi tidak sempat mencarinya. Dia langsung pergi mengantar ibunya ke rumah sakit. Menurut Ranten, adiknya sekarang sudah ditangani klian banjar setempat. (san)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)