kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Umanis, 1 Oktober 2005

 Surat Pembaca


Jalur
Hijau di Gianyar

Sekarang para wisatawan sangat susah melihat keindahan Pulau Bali dari tepi jalan raya, mulai pertama kali turun dari airport sampai tempat tujuan. Di Ubud, Nusa Dua, Kuta kita hanya bisa melihat ruko, tidak ada lagi celah untuk bisa melihat pemandangan yang merupakan daya tarik pariwisata Bali yang sebenarnya. Tetapi entah mengapa masalah ini tidak mendapatkan perhatian yang serius dari pihak berwenang.

Kebetulan saya adalah orang Gianyar, sehingga saya menulis mengenai masalah jalur hijau yang terjadi di Gianyar. Gianyar memiliki dua jalur hijau yang sangat setrategis, yaitu di Desa Kemenuh dan di depan Goa Gajah, di tengah himpitan toko-toko, hanya di tempat inilah para wisatawan bisa melihat pemandangan yang berbeda, bisa melihat hamparan sawah dan gunung-gunung di belakangnya. Tetapi semenjak beberapa bulan terakhir ini, di jalur hijau tersebut sudah mulai muncul beberapa bangunan, baik itu sebagai tempat usaha maupun tempat tinggal.

Hal tersebut jelas-jelas sudah melanggar perda tapi Pemkab Gianyar tidak menghentikan hal tersebut. Kalau didiamkan maka tentu semakin banyak orang yang akan melanggar. Ke depan, tentu semakin susah untuk menertibkan hal tersebut.

Memang susah melarang pemilik tanah agar tidak membangun di atas tanahnya sendiri, tapi pemda juga harus mempertahankan jalur hijau tersebut, karena itu adalah aset bagi pariwisata Gianyar dan pariwisata Bali. Untuk mengatasi masalah ini Pemda Gianyar sebaiknya membeli jalur-jalur hijau yang tepat berada di pinggir jalan, maupun bisa dengan mengontrak tanah tersebut dalam waktu yang panjang sehingga bisa menghambat pembangunan di jalur hijau. Selama ini Pemda Gianyar mengalokasikan sangat banyak anggaran untuk mengurus sepak bola (Persegi Gianyar) yang manfaatnya buat masyarakat umum masih bisa diperdebatkan, apalagi sudah terbukti bahwa hal tersebut sangat memberatkan APBD.

Terakhir, saya mengimbau kepada Pemda Gianyar agar menaruh perhatian yang lebih serius dalam masalah ini, supaya cerita keindahan alam Bali tidak hanya tinggal cerita.

Agus Abdi Putra
Dsn
./Br. Medahan, Desa/Kel. Kemenuh
Kec
.
Sukawati, Gianyar

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)