Ringkes
Menunggu
Uluran
Tangan Bupati
Geredeg
Amlapura
(Bali Post) -
Apes menimpa
seorang
pemuda Banjar
Sadimara,
Abang,
Karangasem, I Gede
Ringkes (37).
Tubuhnya
cacat
karena 14 tahun
lalu
tersetrum listrik
saat
ngelas di
tempatnya
bekerja
di Denpasar.
Jumat
(30/9) kemarin,
pemuda
miskin itu
hendak
menemui Bupati
Karangasem IW
Geredeg.
Sayangnya,
Geredeg
tengah ke
Melbourne,
Australia.
Ringkes
juga
tak berhasil
bertemu
Wabup Drs. IGL Rai
yang tengah
rapat.
Ringkes
berangkat
dari
rumahnya pagi
kemarin
dengan naik
ojek.
Dia
tampak
susah payah
dibantu
naik ke
sadel
sepeda motor oleh
tukang
ojek yang mengantarnya.
Kakinya
tak
bisa ditekuk.
Dia
terpaksa
naik
ojek dengan
posisi
seperti wanita,
duduk
menyamping.
Ringkes
tak
bisa berdiri,
apalagi
berjalan.
Seluruh
jari kaki
kirinya
buntung.
Masih
tampak
bekas luka
bakar
hampir di
sekujur
tubuhnya.
Kedua
kakinya
cacat tak
bisa
diluruskan.
Tulang-tulang
kaki sampai
ke
pinggulnya patah.
Sementara
kepalanya yang
selalu
ditutupinya dengan
topi
hitam, penuh
jahitan
dan bekas
luka
bakar.
Dia
mengatakan
kepalanya
dulu
melepuh terluka
bakar.
Ringkes
hendak
menemui Bupati
Karangasem,
berharap
ada
uluran tangan.
Dia
berharap
kakinya
bisa dioperasi,
sehingga
bisa
berjalan.
Malapetaka
yang menimpanya
terjadi
pada 16 Desember
1991.
Saat
itu,
dia menjadi
pekerja
konstruksi las
baja di
sebuah
perusahaan di
Sesetan,
Denpasar.
Saat
itu
perusahaannya mendapat
proyek
ngelas di
Jln. Imam
Bonjol,
Denpasar.
Entah
bagaimana
tubuhnya
disedot
listrik tegangan
tinggi.
(013)