kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Umanis, 1 Oktober 2005

 Bali


Ringkes
Menunggu Uluran Tangan Bupati Geredeg 

Amlapura (Bali Post) -
Apes menimpa seorang pemuda Banjar Sadimara, Abang, Karangasem, I Gede Ringkes (37).
Tubuhnya cacat karena 14 tahun lalu tersetrum listrik saat ngelas di tempatnya bekerja di Denpasar.

Jumat (30/9) kemarin, pemuda miskin itu hendak menemui Bupati Karangasem IW Geredeg. Sayangnya, Geredeg tengah ke Melbourne, Australia. Ringkes juga tak berhasil bertemu Wabup Drs. IGL Rai yang tengah rapat.

Ringkes berangkat dari rumahnya pagi kemarin dengan naik ojek. Dia tampak susah payah dibantu naik ke sadel sepeda motor oleh tukang ojek yang mengantarnya. Kakinya tak bisa ditekuk. Dia terpaksa naik ojek dengan posisi seperti wanita, duduk menyamping.

Ringkes tak bisa berdiri, apalagi berjalan. Seluruh jari kaki kirinya buntung. Masih tampak bekas luka bakar hampir di sekujur tubuhnya. Kedua kakinya cacat tak bisa diluruskan. Tulang-tulang kaki sampai ke pinggulnya patah. Sementara kepalanya yang selalu ditutupinya dengan topi hitam, penuh jahitan dan bekas luka bakar. Dia mengatakan kepalanya dulu melepuh terluka bakar.

Ringkes hendak menemui Bupati Karangasem, berharap ada uluran tangan. Dia berharap kakinya bisa dioperasi, sehingga bisa berjalan.

Malapetaka yang menimpanya terjadi pada 16 Desember 1991. Saat itu, dia menjadi pekerja konstruksi las baja di sebuah perusahaan di Sesetan, Denpasar. Saat itu perusahaannya mendapat proyek ngelas di Jln. Imam Bonjol, Denpasar. Entah bagaimana tubuhnya disedot listrik tegangan tinggi. (013)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)