kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Wage, 2 Januari 2005 tarukan valas
 

SURAT PEMBACA


Soal
Desa Adat Bila Bajang

Membaca surat pembaca pada harian Bali Post tanggal 5 Desember 2004 berjudul ''Desa Pakraman dalam Desa Adat Bila'', ditulis I Nyoman Gelgel, Dusun Bila Kanginan, Desa Bila, Kec. Kubutambahan, Buleleng, saya sebagai warga desa wed (asli) ingin ikut urun rembuk untuk menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Secara pribadi saya sangat mendukung kalau warga pendatang diajak untuk menjadi warga adat Bila Bajang, melalui mekanisme musyawarah-mufakat.

2. Memang benar Saudara Nyoman Gelgel tinggal di Dusun Kanginan Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, dan hanya sebagai warga dinas. Tetapi, Saudara Nyoman Gelgel masuk warga adat Tamblang. Untuk saat ini warga pendatang tidak diajak menjadi warga desa adat.

3. Yang saya tahu tidak semua warga pendatang ingin masuk menjadi warga Desa Adat Bila bajang.

4. Untuk menyelesaikan suatu permasalahan, yang terpenting bagaimana mengkomunikasikan dengan iktikad yang baik dan luhur kepada tokoh-tokoh masyarakat beserta warga masyarakat setempat melalui peparuman (rapat desa).

I Kt. Gde Citarjana Yudiastra
BTN Pd. Galeria No.39 Padangsambian Kaja
Denpasar Barat

 

 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com