kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Wage, 2 Januari 2005 tarukan valas
 

GEBYAR


Dewi
Yull
Jadi Super-sibuk

ARTIS Dewi Yull punya kiat tersendiri untuk segera terbebas dari duka berkepanjangan setelah perceraiannya dengan Ray Sahetapy pada 24 Agustus 2004. Walau konsekwensinya, kesehariannya akhir-akhir ini dijejali kesibukan yang luar biasa. "Di balik musibah berumah-tangga saya mendapatkan banyak berkah lain dalam bentuk pekerjaan membuat program tayangan maupun film dari Depdiknas dan Depkes. Alkisah, keseharian saya belakangan jadi supersibuk, bekerja dan bekerja," papar Dewi Yull kepada Bali Post disela-sela peresmian Program Pendidikan Menengah Kejuruan di Depdiknas Jakarta baru-baru ini.

Menurut ibu empat anak kelahiran Cirebon, 10 Mei 1961 ini, sebagai wanita biasa dirinya tak menyangka bisa cepat terbebas dari kesedihan berkepanjangan seperti itu. Namun, berkat niat dan tekad bulat untuk melupakan kegagalan dalam berumah-tangga, lanjut pimpinan PT Gizi Cipta Pramata ini, dirinya ternyata mendapat job menggarap program infotainment yang mensosialisasikan pendidikan menengah kejuruan lewat TVRI. "Yang membahagiakan, selain mampu menghasilkan program yang cukup bermutu, saya pun bisa memaknai sekaligus menikmati keseharian tanpa suami," tutur Dewi Yull.

Seharian bekerja keras, apa tak khawatir kesehatan Mbak terganggu? Pelantun lagu hits "Jangan Ada Dusta" dan "Rindu Terlarang" ini mengakui kekhawatiran semacam itu memang ada. "Selain terus berdoa kepada Allah SWT agar saya dan sekeluarga diberi nikmat keseharian yang berlimpah, saya pun sejak remaja sangat concern dalam menjaga kesehatan. Caranya dengan tidur yang cukup, gemar mengkonsumsi sayuran, buah-buahan, vitamin maupun madu," terang Dewi Yull yang tengah giat mencari rumah baru setelah rumah lamanya di kawasan Bintara Jakarta Selatan, sudah dimiliki keluarga peragawati senior Arzety Bilbina itu. (ags)

 

 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com