Ariada Akhirnya
Dirawat di RS Sanglah
Denpasar
(Bali Post) -
I Made Ariada alias Dek Arik, pasien yang mengidap tumor
di tulang tenggorokannya (nasopharinx) akhirnya kembali
menjalani perawatan di RS Sanglah. Ia kembali masuk RS
Sanglah, Selasa (23/11) sekitar pukul 22.30 wita. Kini ia
ditempatkan di ruang kamboja untuk mendapatkan perawatan
lebih lanjut.
Menurut ayahnya, I
Wayan Sunarya, setiba di Sanglah, kondisi anaknya sempat
mengalami perubahan. Suhu badannya terasa lebih panas.
Akibatnya, Dek Arik pun kesulitan untuk tidur. Namun,
setelah diberikan obat, kondisinya kembali normal.
Dikatakan,
sebelumnya Dek Arik tidak mau lagi dirawat di RS Sanglah.
Bahkan, ia meminta untuk dirawat di RS di Negara.
Permintaan itu pun sudah dipenuhi dan sempat dirawat di
sebuah rumah sakit swasta di Negara.
Namun, setelah
dirawat di sana kondisi anaknya juga tidak mengalami
perubahan. "Dua hari yang lalu, anak saya meminta
kembali ke sini. Setelah saya koordinasikan dengan
keluarga besar, akhirnya diajak ke sini lagi,"
ujarnya. Sementara itu, Direktur Pelayanan RS Sanglah dr.
I Wayan Sutarga mengatakan akan memberikan perawatan
paliatif kepada pasien tersebut. Pasalnya, sesuai dengan
ilmu kedokteran, sudah saatnya memberikan perawatan kepada
pasien seperti ini. Perawatan paliatif ini bertujuan untuk
memberikan suport agar daya hidup pasien lebih baik.
Selain itu, juga diberikan infus dan makanan, sehingga
pasien menjadi lebih nyaman.
Sutarga juga
berjanji akan berupaya untuk memberikan perawatan dari
segi psikologis. Artinya, dengan perawatan seperti itu
pasien dapat menerima penyakit yang dideritanya. Diakui,
untuk kasus seperti ini, memang pasien mengalami beberapa
fase, seperti fase penolakan, menyadari, dan fase menerima.
Terkait soal laporan
tim solidaritas pembela korban malpraktik ke polisi,
Sutarga sangat menghormati hal tersebut. Pasalnya, semua
itu merupakan hak pasien untuk berbuat demikian. Yang
jelas, pihaknya tetap akan memberikan penjelasan
sebagaimana yang telah dilakukan. "Kami siap
memberikan penjelasan, " ujar Sutarga. (kmb12)
|