Biaya Padmasana
di India dari Kantong Pribadi
Bangli (Bali
Post) -
Rencana pembangunan sebuah pura di India yang pertama kali
digulirkan Gubernur Bali melalui Bupati Bangli I Nengah
Arnawa, S.Sos., M.M. beberapa bulan lalu direalisasikan.
Buktinya seluruh bahan baku pembangunan pura itu telah
dikirim ke India. Tinggal 15 tenaga kerja asal Bali yang
direncanakan akan diberangkatkan Januari mendatang.
Bupati Bangli I
Nengah Arnawa yang juga pimpinan proyek pembangunan pura
di India Rabu (27/10) kemarin mengatakan rencana
pembangunan sebuah tempat peribadatan umat Hindu di India
bercirikan budaya Bali memang sudah lama diwacanakan.
Namun, kini hal itu
tidak sekadar wacana karena sejumlah bahan baku telah
diberangkatkan ke India. Arnawa menegaskan bangunan suci
bercirikan budaya dan arsitektur Bali yang akan dibuat di
India itu adalah sebuah padmasana. Bukan pura seperti yang
ada di Bali. Padmasana itu akan didirikan di atas lahan
seluas 1 hektar yang disediakan pemerintah India. Soal
siapa yang akan menjadi penyungsung tempat suci itu,
Arnawa mengatakan tempat itu akan disucikan oleh
masyarakat Bali beragama Hindu yang ada di India.
''Pembangunan ini
merupakan wujud penyebaran budaya Bali dengan maksud
menduniakan Hindu. Sumber dana pembangunan diperoleh dari
urunan para donator. Dananya dari saya sendiri, gubernur
dan sejumlah donatur lainnya,'' ujarnya. (kmb17)
|