kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Senin Umanis, 5 Januari 2004

 Nusantara


Protes PAC Ditanggapi .......

Susunan Caleg DPC PDI-P Surabaya Direvisi

Surabaya (Bali Post) -
Protes puluhan ketua, sekretaris PAC se-Surabaya soal susunan calon legislatif (caleg) akhirnya ditanggapi DPC PDI Perjuangan. Berdasarkan hasil rapat pengurus harian, persoalan caleg akan diserahkan DPD PDI-P Jatim untuk direvisi. Wakil Ketua DPC PDI-P Surabaya, Suari, mengatakan hal itu seusai rapat di Surabaya, Sabtu (3/1) lalu. ''Oleh karena terjadi ketidakpuasan dari PAC, akhirnya disepakati susunan caleg harus direvisi dan diserahkan DPD. Hanya kesalahan ini bukan orang perorang tetapi DPC,'' katanya.

Sebelumnya, sekitar 16 ketua dan sekretaris PAC nglurug ke kantor DPD PDI-P Jatim Jl. Kendangsari Surabaya. Tidak puas terhadap aksinya, puluhan ketua dan sekretaris PAC giliran mendatangi Balai Diklat/Badiklat PDI-P Jl. Kombes Pol. M. Duryat yang merupakan tempat pengurus harian mengadakan rapat.

Bahkan, setelah rapat berakhir, puluhan fungsionaris PAC se-Surabaya ikut mengantar pengurus harian menghadiri undangan ke kantor DPD PDI-P Jatim untuk menyelesaikan protes PAC soal susunan caleg. Suari menyesalkan, SK DPP No. 345 tentang susunan nama caleg yang dinilai tidak sesuai dengan mekanisme SK DPP No. 304, 267. ''Kalau keputusan DPP soal caleg akhirnya diprotes PAC, yang bertanggung jawab adalah DPC. Meski pada kenyataannya ada oknum DPC yang memainkan kondisi ini. Oleh karena itu, persoalan caleg diputuskan untuk diserahkan kepada DPD,'' ujarnya.

Menurut dia, penyerahan kepada DPD merupakan bagian tanggung jawab DPC untuk menaati mekanisme penyusunan caleg. Oleh karena itu, puluhan PAC yang protes diminta untuk bersabar, karena persoalan susunan caleg sudah diserahkan DPD untuk diselesaikan.

Ketua PAC Pakal, Syaifuddin, menyatakan klarifikasi puluhan PAC kepada pengurus harian DPC PDI-P Surabaya saat rapat untuk memperjelas apakah protes PAC ditindaklanjuti atau tidak. ''Kami hanya ingin meminta kepastian apakah rapat khusus membicarakan protes PAC,'' kilahnya.

Oleh karena itulah, kata dia, setelah rapat lengkap pengurus harian DPC PDI-P Surabaya selesai, puluhan fungsionaris PAC tetap mengikuti mereka yang akan memenuhi undangan DPD. Sebetulnya, para Ketua PAC PDI-P ingin menuntut tanggung jawab Saleh Ismail Mukadar, Wakil Ketua DPC PDI-P Surabaya yang juga anggota DPRD Jatim, karena dinilai sebagai biang keladinya.

Sebab, kata dia, Saleh Ismail Mukadar yang membawa SK DPC PDI-P tentang susunan caleg langsung ke DPP tanpa melalui DPD. Padahal, seharusnya susunan caleg itu direkomendasi terlebih dahulu oleh DPD. Namun, untuk kasus Surabaya tanpa melalui DPD.

Menurut Syaifuddin, sebetulnya puluhan PAC se-Surabaya tidak akan protes, apabila SK DPP No. 345 soal susunan caleg mengacu SK DPP No. 304, 267. Sebab, dalam SK DPP No. 304, 267 mengatur soal penyusunan celag berdasarkan nilai bobot masing-masing caleg. (059)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)