kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Senin Umanis, 5 Januari 2004

 Bali


Cairkan Kesalahpahaman, Warga VAN-TNI AD Berbaur

Denpasar (Bali Post) -
Suasana di Perumahan VAN Tuban, Minggu (4/1) kemarin, seperti mengulang kembali kemeriahan malam tahun baru 2004. Sekitar 50 anggota TNI-AD berbaur bersama warga, saling berjabat tangan dan bicara dari hati ke hati. Begitulah acara ''Tali Kasih'' yang dihadiri Danyon 900 Raider, Letkol TNI Agus Rauf, Danramil Kuta, Kapten Bayu Pramana, dan sejumlah tokoh masyarakat VAN.

Kegiatan silaturahmi TNI-warga VAN ini ternyata untuk mencairkan suasana yang sempat tegang akibat kesalahpahaman pada malam tahun baru 2004 lalu. Gara-gara salah paham, sejumlah anggota Yonif 741 mendatangi Perumahan VAN dan melakukan perbuatan tak terpuji. ''Anggota yang terbukti melakukan pelanggaran pasti ditindak. Saya berharap ke depan kasus itu tak terulang lagi,'' tegas Letkol Agus, Minggu (4/1) kemarin.

Danyon Raider 900 ini menjelaskan, selisih paham antara beberapa anggota Yonif 741 dengan warga VAN sudah dianggap selesai. Kedua belah pihak sepakat untuk tidak memperlebar masalah, apalagi masih menyimpan dendam yang justru akan merusak hubungan rakyat dan TNI. ''Kita sudah satu hati lagi, dan proses hukum oknum prajurit yang membuat warga resah terus dilanjutkan,'' tambahnya seraya menyebutkan pemeriksaan dilakukan Denpom 03 Denpasar. Ditanya berapa anggota Yonif 741 yang diperiksa, Letkol Agus menyatakan tiga orang. Dia menyesalkan perbuatan anak buahnya itu, yang dinilai tak bisa mengemban tugas mulia prajurit TNI-AD. ''Seharusnya TNI mengayomi dan melindungi masyarakat, bukan malah membuat takut atau mencelakai warga.''

Danramil Bayu menambahkan, acara tali kasih yang melibatkan TNI dan warga VAN hendaknya dijadikan momentum untuk tetap menjaga kebersamaan prajurit dengan rakyat. Masyarakat yang melihat anggota TNI di lapangan dengan gerak mencurigakan, diminta segera melapor ke Koramil sebagai perpanjangan tangan kegarnisunan. ''Ini untuk mencegah masalah akibat ada yang salah paham, tolong cepat lapor ke Koramil,'' katanya.

Tokoh warga VAN, Thomas Mujanau dan Yulius Tiwu menyambut baik kerendahan hati anggota TNI menyelesaikan konflik dengan penuh kesadaran. Warga VAN sepakat untuk tidak mengungkit lagi peristiwa di malam tahu baru lalu, bahkan mempererat hubungan TNI dengan masyarakat. ''Kami sudah anggap tak ada masalah, dan kasus ini tak boleh terulang lagi,'' tegas Thomas. (jep)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)