Cairkan
Kesalahpahaman, Warga VAN-TNI AD Berbaur
Denpasar
(Bali Post) -
Suasana di Perumahan VAN Tuban, Minggu (4/1) kemarin,
seperti mengulang kembali kemeriahan malam tahun baru
2004. Sekitar 50 anggota TNI-AD berbaur bersama warga,
saling berjabat tangan dan bicara dari hati ke hati.
Begitulah acara ''Tali Kasih'' yang dihadiri Danyon 900
Raider, Letkol TNI Agus Rauf, Danramil Kuta, Kapten Bayu
Pramana, dan sejumlah tokoh masyarakat VAN.
Kegiatan silaturahmi
TNI-warga VAN ini ternyata untuk mencairkan suasana yang
sempat tegang akibat kesalahpahaman pada malam tahun baru
2004 lalu. Gara-gara salah paham, sejumlah anggota Yonif
741 mendatangi Perumahan VAN dan melakukan perbuatan tak
terpuji. ''Anggota yang terbukti melakukan pelanggaran
pasti ditindak. Saya berharap ke depan kasus itu tak
terulang lagi,'' tegas Letkol Agus, Minggu (4/1) kemarin.
Danyon Raider 900
ini menjelaskan, selisih paham antara beberapa anggota
Yonif 741 dengan warga VAN sudah dianggap selesai. Kedua
belah pihak sepakat untuk tidak memperlebar masalah,
apalagi masih menyimpan dendam yang justru akan merusak
hubungan rakyat dan TNI. ''Kita sudah satu hati lagi, dan
proses hukum oknum prajurit yang membuat warga resah terus
dilanjutkan,'' tambahnya seraya menyebutkan pemeriksaan
dilakukan Denpom 03 Denpasar. Ditanya berapa anggota Yonif
741 yang diperiksa, Letkol Agus menyatakan tiga orang. Dia
menyesalkan perbuatan anak buahnya itu, yang dinilai tak
bisa mengemban tugas mulia prajurit TNI-AD. ''Seharusnya
TNI mengayomi dan melindungi masyarakat, bukan malah
membuat takut atau mencelakai warga.''
Danramil Bayu
menambahkan, acara tali kasih yang melibatkan TNI dan
warga VAN hendaknya dijadikan momentum untuk tetap menjaga
kebersamaan prajurit dengan rakyat. Masyarakat yang
melihat anggota TNI di lapangan dengan gerak mencurigakan,
diminta segera melapor ke Koramil sebagai perpanjangan
tangan kegarnisunan. ''Ini untuk mencegah masalah akibat
ada yang salah paham, tolong cepat lapor ke Koramil,''
katanya.
Tokoh warga VAN,
Thomas Mujanau dan Yulius Tiwu menyambut baik kerendahan
hati anggota TNI menyelesaikan konflik dengan penuh
kesadaran. Warga VAN sepakat untuk tidak mengungkit lagi
peristiwa di malam tahu baru lalu, bahkan mempererat
hubungan TNI dengan masyarakat. ''Kami sudah anggap tak
ada masalah, dan kasus ini tak boleh terulang lagi,''
tegas Thomas. (jep)
|