Korban
Penusukan masih Dirawat Intensif
Denpasar
(Bali Post) -
Memasuki hari ketiga, Minggu (4/1) kemarin, korban
penusukan di Terminal Ubung, Yohanes Renatus Bambang Renny
(52), masih menjalani perawatan intensif di ruang HCU RS
Sanglah. Sejumlah anggota keluarganya terlihat dengan
setia menunggui. Meski sampai sore kemarin belum ada satu
pun dari mereka yang diizinkan menemuinya.
Salah seorang
petugas di RS Sanglah mengatakan, korban Yohanes masih
dalam perawatan intensif. Ia masih berada di ruangan HCU
dan untuk pernapasannya masih menggunakan alat bantu.
Namun petugas tersebut tidak bersedia menyebutkan sejauh
mana tindakan medis yang dilakukan terhadap korban,
terutama untuk luka-luka di tubuh korban akibat tusukan
orang tak dikenal itu.
"Kalau untuk
hal itu, saya tidak mempunyai wewenang. Nanti tanya saja
sama dokter atau bagian humasnya," ujarnya. Sayangnya,
kemarin dokter yang dimaksud tidak berada di tempat.
Demikian juga bagian humas rumah sakit setempat libur.
Sementara itu, dua
korban gempa masih menjalami perawatan lanjutan. Bahkan
satu pasien kebidanan yang dirujuk dari RSUD Karangasem
saat gempa, Ni Komang Sumarni (25) telah melahirkan dengan
selamat. Pasangan Wayan Sadera (29) dengan Sumarni ini
dikarunia bayi laki-laki. "Syukurlah anak kami
terlahir dengan selamat," ujar Sadera kemarin.
Demikian pula korban gempa, Komang Wimarta (36) yang
mengalami patah tulang punggung, kondisinya juga sudah
membaik. Ia tidak lagi menempati ruangan IRD.
(kmb12)
|