kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Kliwon, 21 September 2003 tarukan valas
 

CERMIN


Ketika belum Punya Pacar

Wimpie Pangkahila

Kehadiran pacar Anda telah memberikan pengaruh, terutama berupa hambatan psikik yang hampir pasti muncul, seperti perasaan malu dan bersalah, mengingat Anda dan dia belum menikah.

SAYA wanita usia 19 tahun, dan sudah pacaran hampir 2 tahun. Kami sudah pernah melakukan hubungan badan tetapi saya tidak pernah merasakan orgasme. Ketika kami melakukan cumbuan saya tidak begitu terangsang. Dulu sebelum saya punya pacar, saat usia saya 17 tahun, saya pernah beberapa kali membaca buku dan nonton film blue, saya pun merasa terangsang. Kalau sekarang saya melakukan hubungan badan, pacar saya cepat sekali mencapai orgasme. Dia sudah berusaha agar saya dapat mencapai orgasme tetapi tetap sia-sia saja. Apakah nanti saya bisa mempunyai keturunan? Apakah ada penyakit dalam diri saya? Apakah setelah saya menikah akan merasakan orgasme?

Mr, Negara
Bukan hal yang aneh kalau Anda merasa terangsang ketika menyaksikan gambar atau film porno. Ketika itu Anda sendiri dengan bebas menerima rangsangan secara audiovisual tanpa hambatan atau gangguan orang lain.

Tetapi suasana menjadi berbeda ketika Anda melakukan percumbuan dengan pacar Anda. Ketika itu pasti ada faktor psikik yang muncul karena Anda tidak melakukan sendiri, melainkan dengan orang lain yaitu pacar Anda. Kehadiran pacar Anda telah memberikan pengaruh, terutama berupa hambatan psikik yang hampir pasti muncul, seperti perasaan malu dan bersalah, mengingat Anda dan dia belum menikah. Karena itu Anda merasa tidak begitu terangsang, berbeda dengan ketika menyaksikan film erotik.

Demikian juga ketika Anda melakukan hubungan seksual dengan pacar Anda. Hambatan psikik sangat mungkin lebih kuat lagi karena menyadari bahwa perbuatan itu sebenarnya tidak layak dilakukan. Jadi sangat mungkin rasa malu, rasa bersalah, takut hamil, atau takut diketahui orang lain, makin mengganggu sehingga Anda tidak dapat mencapai orgasme. Apalagi kalau pacar Anda mengalami gangguan fungsi seksual, seperti ejakulasi dini.

Kalau benar apa yang Anda katakan bahwa pacar Anda cepat sekali mencapai orgasme, yang sebenarnya mengalami ejakulasi dini, dengan sendirinya Anda tidak cukup menerima rangsangan seksual. Akibatnya tentu saja tidak dapat mencapai orgasme. Tetapi hambatan mencapai orgasme yang Anda alami, tidak menjadi penghambat terjadinya kehamilan. Jadi Anda mungkin saja mempunyai anak kelak walaupun tidak mencapai orgasme ketika melakukan hubungan seksual. Tentu saja asal kesuburan Anda dan suami baik, dan sistem reproduksi Anda dan suami tidak mengalami gangguan.

Mengenai apakah Anda kelak dapat mencapai orgasme, tentu sangat ditentukan oleh penyebabnya. Kalau penyebabnya tidak diatasi dan tetap ada, maka Anda akan tetap tidak dapat mencapai orgasme. Karena itu harus diketahui dulu apa penyebab sebenarnya, sehingga kemudian dapat diatasi.

Selain karena gangguan seksual yang dialami oleh pacar Anda, penyebab lain harus juga diperhatikan, yang mungkin juga Anda alami. Penyebab lain yang menghambat orgasme ialah tiadanya komunikasi yang baik dengan pasangan, adanya hambatan psikik, dan posisi hubungan seksual yang tidak efektif bagi wanita.

Penyebab itu harus diatasi kalau memang Anda alami. Selama penyebab yang menghambat orgasme itu masih ada, maka Anda akan tetap mengalami masalah itu kelak.

Di samping itu semua, perlu juga diperhatikan adanya beberapa gangguan atau penyakit yang dapat menghambat seseorang sehingga menjadi sulit atau tidak dapat terangsang.

Saya seorang remaja putri. Saya pernah melakukan hubungan badan dengan pacar saya. Besoknya saya mengeluarkan cairan putih kecoklatan yang cukup banyak. Apa artinya itu? Yang membuat saya bingung sampai saat ini saya belum haid. Apakah mungkin saya hamil?

AA, Klungkung

Sangat mungkin cairan itu adalah sperma yang keluar kembali, bercampur dengan perlendiran vagina. Warna coklat mungkin berasal dari cairan darah akibat gesekan selama melakukan hubungan seksual. Keadaan ini wajar terjadi. Jadi Anda tidak perlu merasa cemas atau khawatir karena keluarnya cairan itu.

Kalau Anda belum juga mengalami menstruasi, tentu harus dipastikan apakah Anda hamil atau tidak. Salah satu cara mudah yang dapat dilakukan ialah memeriksa urine dengan alat bantu yang dicelupkan ke dalamnya. Dengan cara itu hampir pasti dapat diketahui apakah Anda hamil atau tidak. Namun, cara yang pasti adalah dengan pemeriksakan USG untuk melihat ada tidaknya janin di dalam rahim.

Saya hanya ingin mengingatkan Anda bahwa salah satu risiko hubungan seksual pranikah ialah kehamilan yang tidak diharapkan. Jadi Anda dihadapkan pada risiko kehamilan pranikah karena melakukan hubungan seksual.


 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com