kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Kliwon, 21 September 2003 tarukan valas
 

BERITA


Gubernur Puji Strategi Pembagian Wilayah Badung

Denpasar (Bali Post) -
HUT ke-97 Puputan Badung, Sabtu (20/9) kemarin diperingati di lapangan Puputan Badung dengan inspektur upacara Gubernur Bali Drs. Dewa Beratha. Peringatan kali ini meski tak terbilang terlalu istimewa, namun yang mengesankan semua tokoh puri di Badung hadir.

Gubernur pada kesempatan itu memberikan nasi tumpeng kepada empat tokoh puri yang hadir masing-masing Ida Tjokorda Ngurah Mayun Samirana dari Puri Denpasar, Ida Tjokorda Pemecutan (Puri Pemecutan), AAN Kusuma Wardana (Puri Kesiman) dan AA Gde Agung dari Puri Mengwi.

Penyerahan itu disaksikan Bupati Badung Ratmadi, Ketua DPRD Badung IBG Suryatmaja. Selain dihadiri sekitar 500 undangan serta ribuan warga masyarakat, tampak hadir pula sejumlah bupati termasuk Wali Kota Purpayoga.

Peringatan yang dimeriahkan dengan gelar tarian kolosal di bawah asuhan IB Anom Ranuara juga diisi dengan pembacaan sejarah Puputan Badung. Gubernur Dewa Beratha pada kesempatan itu mengingatkan, peringatan ini merupakan bukti nyata semangat patriotisme masyarakat Badung.

Mengingat makna tersebut maka sepatutnya yang hidup di alam kemerdekaan ini memiliki rasa hormat, tanggung jawab dan sanggup bekerja keras melanjutkan cita-cita perjuangan untuk membangun masyatakat sejahtera. ''Peringatan ini hendaknya dapat dijadikan tonggak baru untuk lebih meningkatkan heroisme patriotisme Puputan Badung pada masyarakat sebab perjuangan masih panjang,'' ujar Gubernur.

Menyingkap pembangunan Badung saat ini, Gubernur mengingatkan otonomi daerah yang sudah berjalan dua tahun ini jangan dipandang hanya sebagai hak dan wewenang. Tetapi merupakan tanggung jawab untuk memandirikan daerah. Gubernur memuji strategi yang diterapkan pemerintah di Badung yang membagi tiga wilayah pengembangan daerah ini untuk bisa mempercepat kemajuannya.

''Pembangunan Badung Utara, Tengah, dan Selatan merupakan strategi yang tepat,'' ujarnya. Badung Utara dalam pengembangannya ke depan memprioritaskan sektor pertanian. Sedangkan Tengah menggarap sektor pangan dan industri rumah tangga. Khusus Badung Selatan dengan pusatnya di Kuta diprioritaskan bagi pengembangan pariwisata, perdagangan dan pendidikan.

Strategi ini sangat tepat bukan saja untuk mempercepat perkembangan wilayah itu sendiri, juga meningkatkan perkembangan sektor unggulan lainnya. Strategi ini akan makin baik bila didukung pula oleh daerah-daerah sekitarnya. Karena itu, kerja sama antardaerah menjadi sangat penting dan perlu dibina terus. (031)


 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com