KONSULTASI NASIB
Tgl. 29 Juni 2003
1. Koman'k. Dps.
Pekerjaan yang sudah ada ditekuni dulu, sambil menunggu
kesempatan baik untuk mendapatkan panggilan. Manusia berusaha,
Tuhan yang menentukan. Kalau Anda tidak dipanggil berarti
cita-cita jadi ABRI bukan tujuan Tuhan. Carilah pengetahuan baru,
syukur kalau berdikari. Unsur Anda tanah, punya bakat berdagang.
Bila perlu cari pengalaman di negeri orang/merantau.
2. Mona. STD.
Singaraja
Bintang jodoh muncul tahun depan, datang dari arah barat atau
utara. Bersabarlah dan gunakan waktu untuk mengerjakan sesuatu
yang bisa menghibur dan mendatangkan keuntungan. Makan dan tidur
harus teratur, hilangkan pikiran yang bukan-bukan. Masih banyak
orang yang menyayangi Anda, jangan frustrasi.
3. Kade'x Negara
Jalan hidup Anda ada garis merantau jauh dari orangtua. Namun
dengan ortu harus tetap hormat. Mintalah doa restu sebelum
berangkat. Hilangkan rasa dendam dan benci. Agar di tempat baru
nanti, usaha bisa lancar dan banyak senang. Kerja yang cocok
bidang sosial dan jasa. Jangan berkhayal yang muluk-muluk.
Hadapi kenyataan yang ada saat ini.
4. Radita. RW,
Nusadua
Sebaiknya nasihat orangtua lebih diperhatikan, jangan keras
kepala. Jodoh di tangan Tuhan. Kalau memang untuk Anda ke mana
lagi larinya. Jadi bila nanti harus berpisah, memang bukan jodoh
Anda. Ingat hukum karma dan budaya keluarga. Ikuti kemauan ortu
bila Anda ingin masa depan yang bahagia.
5. Mei Sin.
Gianyar
Doi yang Anda ajukan memang jodoh Anda, namun bila tidak ada
cinta dari pihak Anda, ya jangan dilanjutkan. Saran kami, lebih
baik dicinta dari pada menyintai. Mohon dipikir dan
pertimbangkan masak-masak sebelum menolak lamarannya.
6. Ibu Bunga, Dps
Sebagai orangtua, doakan yang baik-baik saja. Sebab ada
apa-apanya sang anak, ibu juga ikut bertanggung jawab. Berilah
kesempatan untuk mengutarakan pendapat jangan dihambat. Masalah
ayahnya yang sudah dimiliki orang lain, jangan diingat-ingat.
Kasihan anak jadi akibatnya. Bukalah lembaran baru, kuatkan iman
dan rajin sembahyang.
7. Hindunh.
Tawaran kerja, harap dimusyawarahkan dengan keluarga. Bisakah
berpisah? Kalau memang ada persetujuan bersama, silakan diterima.
Tetapi bila tidak jangan memaksakan diri. Memang semua itu ada
untung rugi dan dampaknya. Namun kalau sudah sama-sama tahu,
tidak akan disalahkan banyak orang.
|