kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Jumat Kliwon, 4 April 2003

 Bali


Pemilih Tentukan Kualitas Pemilu

Denpasar (Bali Post) -
Sistem pendataan penduduk sebagai calon pemilih yang dilakukan terpadu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Biro Statistik diharapkan memberikan data real pemilih. Sebab data yang pasti tentang komposisi penduduk dan pemilih sangat menentukan terlaksananya pemilu yang berkualitas. Itu dikemukakan Wali Kota Denpasar Puspayoga saat menerima petugas Pantarlih, Selasa (1/4).

Pada kesempatan itu, ia mengimbau warga Denpasar untuk menyukseskan program ini. Respons pemilih sangat menentukan terlaksananya pemilu berkualitas. Kesalahan dalam mendata dan menggambarkan komposisi penduduk akan berimbas pada strategi politik. ''Kesempatan untuk turut menentukan nasib kota Denpasar, lewat pemilu hendaknya digunakan,'' tegasnya.

Selebihnya, warga yang masih memiliki KTP ganda agar segera memutuskan di mana akan memilih. Jangan sampai kerancuan kesalahan administrasi kependudukan ini berimbas pada proses selanjutnya. Sementara Ketua BPS Denpasar Drs. I Gede Suarsa menjelaskan pantarlih berlangsung sampai 30 April. Untuk kegiatan ini, pihaknya menurunkan 524 petugas terdiri atas pengawasan lapangan dan pengolah dan pengumpul data. Pengolahan data atas pantarlih akan dilakukan Mei-November. Sedangkan jumlah tetap pemilih akan diumumkan Januari 2004.

Terkait dengan pantarlih, pendataan pertama untuk wilayah Denpasar dilakukan terhadap Wali Kota AA Puspayoga. Selain itu juga didata Ny. Bintang Puspayoga, Jro Puspa (ibu kandung) dan AA Abiyoga (anak). Sesuai blok Sensus, keluarga wali kota akan melakukan pemilihan di kelurahan Dangin Puri Kaja. Selanjutnya, pantarlih juga mencatat keluarga Wakil Wali Kota I Ketut Robin.

Sebagai perbandingan pada Pemilu 1999 tercatat jumlah pemilih di Kota Denpasar mencapai 289.235 orang. Prediksi KPU pada pemilu 2004 jumlahnya meningkat menjadi 444.505 calon pemilih. (044)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)