Pemilih
Tentukan Kualitas Pemilu
Denpasar
(Bali Post) -
Sistem pendataan penduduk sebagai calon pemilih yang
dilakukan terpadu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Biro
Statistik diharapkan memberikan data real pemilih. Sebab
data yang pasti tentang komposisi penduduk dan pemilih
sangat menentukan terlaksananya pemilu yang berkualitas.
Itu dikemukakan Wali Kota Denpasar Puspayoga saat menerima
petugas Pantarlih, Selasa (1/4).
Pada
kesempatan itu, ia mengimbau warga Denpasar untuk
menyukseskan program ini. Respons pemilih sangat
menentukan terlaksananya pemilu berkualitas. Kesalahan
dalam mendata dan menggambarkan komposisi penduduk akan
berimbas pada strategi politik. ''Kesempatan untuk turut
menentukan nasib kota Denpasar, lewat pemilu hendaknya
digunakan,'' tegasnya.
Selebihnya, warga
yang masih memiliki KTP ganda agar segera memutuskan di
mana akan memilih. Jangan sampai kerancuan kesalahan
administrasi kependudukan ini berimbas pada proses
selanjutnya. Sementara Ketua BPS Denpasar Drs. I Gede
Suarsa menjelaskan pantarlih berlangsung sampai 30 April.
Untuk kegiatan ini, pihaknya menurunkan 524 petugas
terdiri atas pengawasan lapangan dan pengolah dan
pengumpul data. Pengolahan data atas pantarlih akan
dilakukan Mei-November. Sedangkan jumlah tetap pemilih
akan diumumkan Januari 2004.
Terkait dengan
pantarlih, pendataan pertama untuk wilayah Denpasar
dilakukan terhadap Wali Kota AA Puspayoga. Selain itu juga
didata Ny. Bintang Puspayoga, Jro Puspa (ibu kandung) dan
AA Abiyoga (anak). Sesuai blok Sensus, keluarga wali kota
akan melakukan pemilihan di kelurahan Dangin Puri Kaja.
Selanjutnya, pantarlih juga mencatat keluarga Wakil Wali
Kota I Ketut Robin.
Sebagai perbandingan
pada Pemilu 1999 tercatat jumlah pemilih di Kota Denpasar
mencapai 289.235 orang. Prediksi KPU pada pemilu 2004
jumlahnya meningkat menjadi 444.505 calon pemilih. (044)
|