kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Pon, 27 April 2003 tarukan valas
 

Trend


Trik Tepat Atasi Penyakit

Di zaman yang serba instan ini, bila seseorang menderita influenza, pilek, batuk, sakit kepala, ataupun sakit-sakit lainnya, adalah sudah menjadi 'pemandangan' yang sudah biasa. Karena memang makin berkembangnya zaman, makin berkembang pulalah segala bakteri, virus, dan segala makhluk mikroskopis lainnya yang menyebabkan sakit. Namun demikian, ada segelintir orang yang memang secara genetik lebih kuat dan jarang sakit bila dibandingkan dengan yang lainnya. Apakah Anda termasuk orang yang mudah jatuh sakit? Cobalah strategi tetap sehat berikut ini.
(pengantar)

Seorang profesor kedokteran dan penyakit infeksi di University of Colorado Health Sciences Center, di Denver - Steven Mostow, M.D, juga mengakui bahwa sampai saat ini masih belum diketahui penyebab sebenarnya mengapa ada orang-orang yang tidak mudah jatuh sakit. Sebagian ahli menduga, orang-orang ini meningkatkan sistem imunnya atau sistem pertahanan tubuhnya dengan menerapkan kebiasaan hidup sehat yang sederhana. Kalau memang begitu rahasianya, tentunya Anda bisa meniru strategi itu atau bahkan bisa hidup jauh lebih sehat dari mereka. Namun ternyata bukan itu saja, karena telah banyak penelitian yang dilakukan atas fenomena ini. Dari artikel WebMd.com, akan berusaha untuk mengulasnya.

Perbanyak Teman. Menjadi bintang di sini bukan berarti menjadi seorang terkenal. Namun lebih kepada arah persahabatan ataupun pertemanan. Memang sudah lama sekali untuk diketahui bahwa sebuah persahabatan atau pertemanan itu memang baik untuk kesehatan. Makin bervariasinya hubungan seseorang, maka akan makin meningkatkan kekebalan tubuhnya terhadap virus pilek, demikian menurut Penelitian dari Carnegie Mellon University di Pittsburgh tahun 1997. Mereka yang memiliki hubungan pertemanan atau persahabatan sebanyak kurang lebih 6 hubungan yang berbeda, seperti dengan teman dekat, rekan sekerja, kenalan di tempat senam, dan sebagainya, akan lebih jarang sakit 25% dibandingkan dengan orang-orang yang hanya memiliki 3 jenis hubungan dalam hidupnya. Namun pertanyaan selanjutnya, mengapa kita perlu punya teman? Karena sangat besar kemungkinan bagi mereka yang memiliki banyak jarinyan sosial, untuk memiliki persepsi yang lebih bervariasi tentang diri mereka sendiri, baik sebagai rekan sekerja, teman, atau anggota masyarakat. Tentunya akan sangat membantu kita untuk bisa lebih menghargai diri sendiri sehingga akan lebih mudah pula untuk menghindari stres. Pada akhirnya, mereka akan cenderung merasa sehat. Rahasianya: Bersikap terbukalah dalam bertemu dengan orang-orang baru, menghadiri acara-acara baru, dan membina persahabatan lama, demikian saran Karen Shanor, Ph.D, seorang ahli psikologi klinik Washington DC. Namun jangan sampai terbebani oleh pergaulan sosial ini. Membina hubungan memang baik, tetapi bila berlebihan juga bisa berakibat buruk.

Humor. Tertawa telah diakui mampu menurunkan produksi hormon yang berkaitan dengan stres dan memicu perubahan-perubahan fisiologis yang merilekskan tubuh, juga bermanfaat untuk sistem imun. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa mereka yang sering menonton film komedi mempunyai kadar zat kimia untuk memerangi pilek dan flu yang lebih tinggi dibanding sekelompok yang hanya menonton seri dokumenter yang serius.

Rahasianya: Pikirkan hal-hal yang bisa membuat Anda tertawa. Baca komik lucu atau melakukan hal-hal lucu dengan anak-anak. Cobalah untuk memasukkan lebih banyak hal-hal ini ke dalam hidup Anda. Demikian kata Alice Domar, Ph.D, direktur Mind/Body Canter for Women's Helath di Boston.

Variasi Makanan. Perbanyaklah konsumsi Anda dalam buah-buahan dan sayur-sayuran yang berwarna cerah seperti strawberry, wortel dan bayam. Karena dengan mengkonsumsinya, maka akan meningkatkan masuknya nutrien-nutrien esensial dan anti oksidan seperti vitamin A, C dan E, yang semuanya ini berfungsi untuk meningkatkan imun. Secara umum, makin menyala warnanya, makin tinggi antioksidan dari makanan itu.

Yang tidak kalah pentingnya adalah juga mengkonsumsi karbohidrat padi-padian penuh yang memberikan suplai vitamin B6 yang bermanfaat, selenium, dan magnesium. Nutrien-nutrien juga sangat penting perannya untuk meningkatkan sistem imun dalam memerangi pilek dan flu. Diketahui pula bahwa protein juga membantu memperkaya tubuh dengan zat-zat yang memerangi infeksi.

Rahasianya: Olah raga dalam kadar sedang dapat meningkatkan fungsi imun dan menguatkan ketahanan terhadap pilek dan infeksi. Sebuah penelitian terhadap 36 perempuan yang kelebihan berat badan yang dilakukan Loma Linda University, California, menemukan mereka yang jalan cepat selama 45 menit, 5 hari per minggu, melaporkan simptom pilek yang jumlah harinya lebih sedikit selama 15 minggu dibandingkan dengan kelompok yang menjalani kehidupan yang tidak banyak gerak.

Olah Raga Teratur. Bagaimana cara kerja olah raga dalam membantu mengatasi flu dan pilek? Beberapa jam setelah melakukan olah raga sedang, jumlah sel-sel imun yang beredar di dalam darah jadi lebih banyak dibanding biasanya, sehingga meningkatkan peluang kontak dengan virus-virus, bakteri-bakteri dan memeranginya. Demikian jelas David C. Nieman, Dr.P.H, seorang profesor kesehatan dan ilmu olah raga di California Utara.

Rahasianya: usahakan untuk berolah raga selama 45 menit seperti jalan cepat, bersepeda, berenang atau lari pelan paling sedikt 5 hari per minggu. Yang terpenting adalah frekuensi.

Membuat Jurnal. James W. Pennebaker, Ph.D, profesor psikologi di University of Texas, Austin menemukan bahwa kesulitan atau hal-hal yang menyedihkan tidak hanya mempercepat proses penyembuhan, tetapi juga meningkatkan kekuatan fisik. Dengan menuliskan hal-hal yang membuatnya marah, sedih, atau kejadian-kejadian traumatik akan membantu orang untuk melupakan peristiwa itu, lebih memahaminya dan akan membantu untuk terus dapat jalan ke depan. Cara ini akan membantu meredakan stres dan meningkatkan sistem imun. Akhirnya juga akan menyebabkan orang jarang sakit.

Rahasianya: Luangkan waktu 20 menit tiap hari selama 3 hari berturut-turut untuk menuliskan hal-hal yang paling penting bagi Anda saat ini dan bagaimana pengaruhnya terhadap diri Anda. Ini hanyalah merupakan langkah awal untuk membantu Anda untuk membiasakan diri, dan selanjutnya Anda akan terbiasa menuliskan semuanya. Adalah hak Anda untuk memilih apakah Anda akan menuliskannya di saat Anda merasa stres atau hanya tiap malam sebelum tidur. Ciptakan Kegembiraan. Kegembiraan-kegembiraan kecil seperti mengundang teman-teman makan malam di rumah, bermain dengan anak-anak di halaman belakang rumah atau menonton konser bisa juga membantu meningkatkan sistem imun. Peristiwa-peristiwa positif punya efek yang lebih kuat pada fungsi imun karena mampu menstimulasi sekresi lebih banyak antibodi yang memerangi penyakit, dibandingkan peristiwa-peristiwa negatif. Sehingga akibatnya, hal ini memberikan bonus perlindungan terhadap kuman-kuman.

Rahasianya: Beri waktu pada diri Anda sendiri, terutama pada awal tahun. Kaum perempuan seringkali kehabisan tenaga sehabis liburan karena harus mengurus semua orang, membuat kue, membuat acara hiburan, dan berbelanja. Akibatnya mereka cenderung melupakan kesejahteraan diri mereka sendiri. Mulai sekarang sediakan paling sedikit setengah jam sehari untuk mengobrol dengan teman, membaca buku atau memanjakan diri dalam aktivitas-aktivitas favorit. Anggap itu sebagai usaha pencegahan.

Jangan Berhenti karena Stres. Para ahli sudah membuktikan bahwa stres adalah meningkatkan kerentanan tubuh terhadap pilek. Dalam penelitian terakhir yang oleh Carnegie Mellon University, mereka yang memiliki tekanan-tekanan kronik dalam hidupnya, seperti menganggur, punya masalah-masalah dengan teman, akan lebih mudah untuk jatuh sakit dibandingkan mereka yang mengalami stres singkat di tempat kerja seperti proyek kerja. Penyebabnya, pembantu tubuh kita yaitu sel-sel T yang merupakan pertahanan kunci terhadap virus, menjadi terganggu pada saat stres.

Rahasianya: Lakukanlah penyelesaian masalah. Pertama, amati dengan cermat situasi tersebut dan benar-benar pertimbangkan apakah Anda bisa melakukan sesuatu untuk mengubahnya. Jika Anda tidak bisa mengubah situasi itu, cobalah ubah reaksi fisik dan emosional Anda terhadap situasi itu. Yoga, aromaterapi, atau sekadar mendengarkan musik-musik tenang juga bisa meredakan stres.

Hal-hal yang Membahayakan Imun:
* Bertengkar dengan pasangan. Pertengkaran jangka pendek memang tidak begitu berpengaruh, tetapi pertengkaran besar atau dendam terpendam tampaknya bisa melemahkan sistem pertahanan tubuh Anda. Karena perselisihan itu merangsang pengeluaran hormon stres yang menurunkan imunitas.

* Diet. Mengkonsumsi protein rendah bisa mengurangi kemampuan tubuh untuk mengganti angkatan pembasmi infeksi dari sistem imun. Diet rendah karbohidrat juga sering rendah nutrien-nutrien penting untuk meningkatan imunitas seperti vitamin B6 dan magnesium.

* Kehidupan Seks yang terlalu Aktif. Melakukan hubungan seks 3 kali atau lebih per minggunya bisa menurunkan fungsi imun. Kabar baiknya: pasangan yang melakukan hubungan seks 1 atau 2 kali tiap minggunya akan meningkatkan imunitasnya.

* Merokok. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mereka para perokok, yang filter kuman di saluran hidungnya cenderung rusak beresiko tinggi terserang pilek dan flu, termasuk komplikasinya seperti bronchitis.

* Tinggal di lingkungan yang sangat kering. Jika Anda tinggal di daerah yang sangat kering, bantu mengembalikan kelembaban udara dengan menggunakan humidifier air dingin.

Anom Permatasari

 


 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

CUACA

www.bali-travelnews.com