Trik Tepat Atasi
Penyakit
Di zaman yang serba instan
ini, bila seseorang menderita influenza, pilek, batuk, sakit
kepala, ataupun sakit-sakit lainnya, adalah sudah menjadi 'pemandangan'
yang sudah biasa. Karena memang makin berkembangnya zaman, makin
berkembang pulalah segala bakteri, virus, dan segala makhluk
mikroskopis lainnya yang menyebabkan sakit. Namun demikian, ada
segelintir orang yang memang secara genetik lebih kuat dan
jarang sakit bila dibandingkan dengan yang lainnya. Apakah Anda
termasuk orang yang mudah jatuh sakit? Cobalah strategi tetap
sehat berikut ini.
(pengantar)
Seorang profesor
kedokteran dan penyakit infeksi di University of Colorado Health
Sciences Center, di Denver - Steven Mostow, M.D, juga mengakui
bahwa sampai saat ini masih belum diketahui penyebab sebenarnya
mengapa ada orang-orang yang tidak mudah jatuh sakit. Sebagian
ahli menduga, orang-orang ini meningkatkan sistem imunnya atau
sistem pertahanan tubuhnya dengan menerapkan kebiasaan hidup
sehat yang sederhana. Kalau memang begitu rahasianya, tentunya
Anda bisa meniru strategi itu atau bahkan bisa hidup jauh lebih
sehat dari mereka. Namun ternyata bukan itu saja, karena telah
banyak penelitian yang dilakukan atas fenomena ini. Dari artikel
WebMd.com, akan berusaha untuk mengulasnya.
Perbanyak Teman. Menjadi
bintang di sini bukan berarti menjadi seorang terkenal. Namun
lebih kepada arah persahabatan ataupun pertemanan. Memang sudah
lama sekali untuk diketahui bahwa sebuah persahabatan atau
pertemanan itu memang baik untuk kesehatan. Makin bervariasinya
hubungan seseorang, maka akan makin meningkatkan kekebalan
tubuhnya terhadap virus pilek, demikian menurut Penelitian dari
Carnegie Mellon University di Pittsburgh tahun 1997. Mereka yang
memiliki hubungan pertemanan atau persahabatan sebanyak kurang
lebih 6 hubungan yang berbeda, seperti dengan teman dekat, rekan
sekerja, kenalan di tempat senam, dan sebagainya, akan lebih
jarang sakit 25% dibandingkan dengan orang-orang yang hanya
memiliki 3 jenis hubungan dalam hidupnya. Namun pertanyaan
selanjutnya, mengapa kita perlu punya teman? Karena sangat besar
kemungkinan bagi mereka yang memiliki banyak jarinyan sosial,
untuk memiliki persepsi yang lebih bervariasi tentang diri
mereka sendiri, baik sebagai rekan sekerja, teman, atau anggota
masyarakat. Tentunya akan sangat membantu kita untuk bisa lebih
menghargai diri sendiri sehingga akan lebih mudah pula untuk
menghindari stres. Pada akhirnya, mereka akan cenderung merasa
sehat. Rahasianya: Bersikap terbukalah dalam bertemu dengan
orang-orang baru, menghadiri acara-acara baru, dan membina
persahabatan lama, demikian saran Karen Shanor, Ph.D, seorang
ahli psikologi klinik Washington DC. Namun jangan sampai
terbebani oleh pergaulan sosial ini. Membina hubungan memang
baik, tetapi bila berlebihan juga bisa berakibat buruk.
Humor. Tertawa telah
diakui mampu menurunkan produksi hormon yang berkaitan dengan
stres dan memicu perubahan-perubahan fisiologis yang merilekskan
tubuh, juga bermanfaat untuk sistem imun. Penelitian terakhir
menunjukkan bahwa mereka yang sering menonton film komedi
mempunyai kadar zat kimia untuk memerangi pilek dan flu yang
lebih tinggi dibanding sekelompok yang hanya menonton seri
dokumenter yang serius.
Rahasianya: Pikirkan
hal-hal yang bisa membuat Anda tertawa. Baca komik lucu atau
melakukan hal-hal lucu dengan anak-anak. Cobalah untuk
memasukkan lebih banyak hal-hal ini ke dalam hidup Anda.
Demikian kata Alice Domar, Ph.D, direktur Mind/Body Canter for
Women's Helath di Boston.
Variasi Makanan.
Perbanyaklah konsumsi Anda dalam buah-buahan dan sayur-sayuran
yang berwarna cerah seperti strawberry, wortel dan bayam. Karena
dengan mengkonsumsinya, maka akan meningkatkan masuknya
nutrien-nutrien esensial dan anti oksidan seperti vitamin A, C
dan E, yang semuanya ini berfungsi untuk meningkatkan imun.
Secara umum, makin menyala warnanya, makin tinggi antioksidan
dari makanan itu.
Yang tidak kalah
pentingnya adalah juga mengkonsumsi karbohidrat padi-padian
penuh yang memberikan suplai vitamin B6 yang bermanfaat,
selenium, dan magnesium. Nutrien-nutrien juga sangat penting
perannya untuk meningkatkan sistem imun dalam memerangi pilek
dan flu. Diketahui pula bahwa protein juga membantu memperkaya
tubuh dengan zat-zat yang memerangi infeksi.
Rahasianya: Olah raga
dalam kadar sedang dapat meningkatkan fungsi imun dan menguatkan
ketahanan terhadap pilek dan infeksi. Sebuah penelitian terhadap
36 perempuan yang kelebihan berat badan yang dilakukan Loma
Linda University, California, menemukan mereka yang jalan cepat
selama 45 menit, 5 hari per minggu, melaporkan simptom pilek
yang jumlah harinya lebih sedikit selama 15 minggu dibandingkan
dengan kelompok yang menjalani kehidupan yang tidak banyak gerak.
Olah Raga Teratur.
Bagaimana cara kerja olah raga dalam membantu mengatasi flu dan
pilek? Beberapa jam setelah melakukan olah raga sedang, jumlah
sel-sel imun yang beredar di dalam darah jadi lebih banyak
dibanding biasanya, sehingga meningkatkan peluang kontak dengan
virus-virus, bakteri-bakteri dan memeranginya. Demikian jelas
David C. Nieman, Dr.P.H, seorang profesor kesehatan dan ilmu
olah raga di California Utara.
Rahasianya: usahakan untuk
berolah raga selama 45 menit seperti jalan cepat, bersepeda,
berenang atau lari pelan paling sedikt 5 hari per minggu. Yang
terpenting adalah frekuensi.
Membuat Jurnal. James W.
Pennebaker, Ph.D, profesor psikologi di University of Texas,
Austin menemukan bahwa kesulitan atau hal-hal yang menyedihkan
tidak hanya mempercepat proses penyembuhan, tetapi juga
meningkatkan kekuatan fisik. Dengan menuliskan hal-hal yang
membuatnya marah, sedih, atau kejadian-kejadian traumatik akan
membantu orang untuk melupakan peristiwa itu, lebih memahaminya
dan akan membantu untuk terus dapat jalan ke depan. Cara ini
akan membantu meredakan stres dan meningkatkan sistem imun.
Akhirnya juga akan menyebabkan orang jarang sakit.
Rahasianya: Luangkan waktu
20 menit tiap hari selama 3 hari berturut-turut untuk menuliskan
hal-hal yang paling penting bagi Anda saat ini dan bagaimana
pengaruhnya terhadap diri Anda. Ini hanyalah merupakan langkah
awal untuk membantu Anda untuk membiasakan diri, dan selanjutnya
Anda akan terbiasa menuliskan semuanya. Adalah hak Anda untuk
memilih apakah Anda akan menuliskannya di saat Anda merasa stres
atau hanya tiap malam sebelum tidur. Ciptakan Kegembiraan.
Kegembiraan-kegembiraan kecil seperti mengundang teman-teman
makan malam di rumah, bermain dengan anak-anak di halaman
belakang rumah atau menonton konser bisa juga membantu
meningkatkan sistem imun. Peristiwa-peristiwa positif punya efek
yang lebih kuat pada fungsi imun karena mampu menstimulasi
sekresi lebih banyak antibodi yang memerangi penyakit,
dibandingkan peristiwa-peristiwa negatif. Sehingga akibatnya,
hal ini memberikan bonus perlindungan terhadap kuman-kuman.
Rahasianya: Beri waktu
pada diri Anda sendiri, terutama pada awal tahun. Kaum perempuan
seringkali kehabisan tenaga sehabis liburan karena harus
mengurus semua orang, membuat kue, membuat acara hiburan, dan
berbelanja. Akibatnya mereka cenderung melupakan kesejahteraan
diri mereka sendiri. Mulai sekarang sediakan paling sedikit
setengah jam sehari untuk mengobrol dengan teman, membaca buku
atau memanjakan diri dalam aktivitas-aktivitas favorit. Anggap
itu sebagai usaha pencegahan.
Jangan Berhenti karena
Stres. Para ahli sudah membuktikan bahwa stres adalah
meningkatkan kerentanan tubuh terhadap pilek. Dalam penelitian
terakhir yang oleh Carnegie Mellon University, mereka yang
memiliki tekanan-tekanan kronik dalam hidupnya, seperti
menganggur, punya masalah-masalah dengan teman, akan lebih mudah
untuk jatuh sakit dibandingkan mereka yang mengalami stres
singkat di tempat kerja seperti proyek kerja. Penyebabnya,
pembantu tubuh kita yaitu sel-sel T yang merupakan pertahanan
kunci terhadap virus, menjadi terganggu pada saat stres.
Rahasianya: Lakukanlah
penyelesaian masalah. Pertama, amati dengan cermat situasi
tersebut dan benar-benar pertimbangkan apakah Anda bisa
melakukan sesuatu untuk mengubahnya. Jika Anda tidak bisa
mengubah situasi itu, cobalah ubah reaksi fisik dan emosional
Anda terhadap situasi itu. Yoga, aromaterapi, atau sekadar
mendengarkan musik-musik tenang juga bisa meredakan stres.
Hal-hal yang
Membahayakan Imun:
* Bertengkar dengan pasangan. Pertengkaran jangka pendek memang
tidak begitu berpengaruh, tetapi pertengkaran besar atau dendam
terpendam tampaknya bisa melemahkan sistem pertahanan tubuh Anda.
Karena perselisihan itu merangsang pengeluaran hormon stres yang
menurunkan imunitas.
* Diet. Mengkonsumsi
protein rendah bisa mengurangi kemampuan tubuh untuk mengganti
angkatan pembasmi infeksi dari sistem imun. Diet rendah
karbohidrat juga sering rendah nutrien-nutrien penting untuk
meningkatan imunitas seperti vitamin B6 dan magnesium.
* Kehidupan Seks yang
terlalu Aktif. Melakukan hubungan seks 3 kali atau lebih per
minggunya bisa menurunkan fungsi imun. Kabar baiknya: pasangan
yang melakukan hubungan seks 1 atau 2 kali tiap minggunya akan
meningkatkan imunitasnya.
* Merokok. Sejumlah
penelitian menunjukkan bahwa mereka para perokok, yang filter
kuman di saluran hidungnya cenderung rusak beresiko tinggi
terserang pilek dan flu, termasuk komplikasinya seperti
bronchitis.
* Tinggal di lingkungan
yang sangat kering. Jika Anda tinggal di daerah yang sangat
kering, bantu mengembalikan kelembaban udara dengan menggunakan
humidifier air dingin.
Anom Permatasari
|