Sakit Kepala Saat
Orgasme
Wimpi Pangkahila
Sakit kepala tiap mencapai
orgasme dan ejakulasi, tampaknya disebabkan oleh tekanan darah
yang meningkat sangat tinggi pada saat itu. Pada saat mencapai
orgasme, terjadi perubahan yang meningkat pada hampir semua
organ tubuh.
SAYA
pensiunan PNS. Sekarang usia saya sudah 66 tahun. Punya anak 4
orang dan cucu 9 orang. Sejak 1999 saya agak jarang mengadakan
berhubungan badan dengan istri yang usianya 60 tahun, 2 kali
dalam sebulan, bahkan sejak 2001 malah 1 kali sebulan.
Ini semua disebabkan oleh
tenaga saya sudah menurun, rasanya membosankan, dan yang paling
merisaukan adalah tiap saya mengalami ejakulasi, saya diserang
sakit kepala yang luar biasa dan sakit kepala ini berlangsung
selama 10 sampai dengan 15 menit. Ini pun setelah dibantu oleh
istri memijit-mijit kepala saya. Hal ini saya alami sejak 1999.
Apa penyebab sakit kepala saya itu? Apa obat atau pencegahnya?
Normal tidak diri saya yang berusia sekian hanya mampu
mengadakan hubungan badan 1 kali dalam sebulan?
Gd Put. Klungkung
Penurunan fungsi seksual
wajar terjadi pada usia lanjut. Apalagi kalau mengalami berbagai
gangguan atau penyakit yang berkaitan dengan fungsi seksual,
seperti penyakit kencing manis, tekanan darah tinggi, kolesterol
tinggi, penyakit jantung, dan ginjal.
Selain itu munculnya
kejemuan terhadap suasana sehari-hari dan mungkin juga perasaan
kesepian dan rendah diri karena merasa jauh berbeda dengan dulu.
Beberapa perubahan yang terjadi pada usia lanjut ialah dorongan
seksual menurun, ereksi sulit terjadi dan biasanya memerlukan
rangsangan langsung pada penis, ereksi tidak sempurna, dan untuk
mencapai ereksi lagi setelah mencapai orgasme memerlukan waktu
lebih lama. Keadaan ini makin buruk bila pasangan tidak
koperatif dan tidak aktif. Apalagi bila ketertarikan kepada
pasangan sudah jauh menurun.
Keluhan Anda yang selalu
merasa sakit kepala tiap mencapai orgasme dan ejakulasi,
tampaknya itu disebabkan oleh tekanan darah yang meningkat
sangat tinggi pada saat itu. Agaknya selama ini, tekanan darah
Anda tergolong tinggi, yang mungkin tidak Anda ketahui. Pada
saat mencapai orgasme, terjadi perubahan yang meningkat pada
hampir semua organ tubuh. Jadi kalau Anda mengalami tekanan
darah tinggi, maka pada saat mencapai orgasme, tekanan darah
menjadi makin tinggi sehingga mengakibatkan sakit kepala yang
mengganggu itu.
Melihat keadaan Anda,
tampaknya bukan aneh kalau Anda hanya mampu melakukan hubungan
seksual sekali sebulan. Untuk mengatasi sakit kepala itu, tentu
Anda harus memeriksakan diri ke dokter dulu, untuk memastikan
apakah benar tekanan darah Anda tinggi, dan sejauh mana. Tekanan
darah tinggi harus mendapat pengobatan yang benar dengan obat
yang tepat pula. Masalahnya, ada jenis obat tekanan darah tinggi
yang justru dapat mengakibatkan efek samping berupa gangguan
ereksi penis.
Kalau tekanan darah itu
tidak diatasi dulu, ya selamanya Anda akan mengalami sakit
kepala tiap mencapai orgasme dan ejakulasi. Bahkan kalau terus
dibiarkan bukan tidak mungkin dapat terjadi akibat lebih buruk
berupa stroke. Selain itu Anda memerlukan pemeriksaan lain untuk
mengetahui ada tidaknya gangguan yang lain, yang biasa muncul
pada usia lanjut. Kalau gangguan yang ada telah diketahui, tentu
pengobatan yang diberikan lebih tepat dan benar. Selanjutnya
fungsi seksual Anda dapat ditingkatkan sesuai dengan keinginan
Anda dan istri.
Saya remaja berusia 18
tahun, saya mempunyai masalah yang menganjal hati saya. Begini
Dok, selama ini menstruasi saya tidak pernah terlambat tetapi
pada bulan ini saya tidak menstruasi, padahal seharusnya tanggal
20. Perlu dokter ketahui, saya dan pacar saya pernah melakukan
hubungan seperti suami-istri, tetapi itu pun kami masih
berpakaian lengkap agar tidak hamil.
Yang saya takutkan apakah
hal itu menyebabkan saya hamil? Saya takut karena hingga saat
ini saya belum menstruasi. Apakah kehamilan dapat terjadi
walaupun tidak terjadi hubungan intim secara langsung, Dok?
Saras, Denpasar
Kalau Anda dan pacar masih berpakaian lengkap, itu namanya bukan
hubungan seksual. Karena itu Anda tidak mungkin hamil. Dari mana
bisa hamil kalau tidak ada sperma yang masuk melalui vagina?
Kehamilan hanya mungkin terjadi kalau ada sperma yang masuk
melalui vagina dan pada saat subur Anda. Di luar masa subur Anda,
kehamilan tidak mungkin terjadi. Apalagi kalau Anda dan pacar
masih berpakaian lengkap.
Kalau Anda takut hamil
maka Anda dan pacar harus dapat menahan diri agar tidak sampai
melakukan hubungan seksual. Tanpa hubungan seksual maka sperma
tidak akan masuk melalui vagina.
Tetapi kalau bercumbu
terlampau jauh, dan seringkali pula, maka bisa jadi Anda dan
pacar tidak dapat mengendalikan diri lagi. Dalam keadaan begitu
maka hubungan seksual bisa berlangsung dengan akibat kehamilan.
Banyak contoh remaja yang
melakukan hubungan seksual, lalu mengalami kehamilan. Kalau
terjadi kehamilan maka jalan keluar pertama yang dicari ialah
pengguguran kandungan.
Banyak kasus aborsi di kalangan remaja terjadi di negara kita.
Angka kasar menunjuk jumlah 1,5 juta per tahun yang mengalami
aborsi di kalangan remaja. Suatu jumlah yang luar biasa.
Jadi kalau Anda tidak ingin mengalami kehamilan, lalu aborsi, ya
hindari percumbuan yang terlalu dalam, yang acapkali hanya
membangkitkan dorongan seksual. Tetapi tentu saja untuk
menghindari percumbuan yang dalam diperlukan kesepakatan bersama
Anda dan pacar. Walaupun Anda ingin tidak melakukan lagi, kalau
pacar Anda tetap ingin melakukan, ya perbuatan itu akan tetap
berlangsung. Demikian juga sebaliknya. Kecuali kalau Anda
berteguh hati untuk tidak melakukannya agar terhindar dari
hubungan seksual, dengan alasan karena Anda yang akan menanggung
akibat kehamilan. Kalau bukan Anda sendiri yang harus menyayangi
dan menjaga diri Anda, siapa lagi?
|