kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Senin Wage, 17 Pebruari 2003

 Acara TV & Radio


Program Acara

Senin, 17 Pebruari 2003

 

05.52 Wita Mars Indonesia Raya
05.53 Wita Mars Bali Jagadhita
05.55 Wita Lagu Ngastitiang Bali
06.00 Wita Puja Trisandya
06.05 Wita Dharma Wecana
          * Peningkatan Rasa Bakti
06.35 Wita Seputar Bali
07.05 Wita Bali Chanel
08.05 Wita Sehat & Bugar
          Senam Poco-Poco
08.35 Wita Melali Sambil Melajah
          * Si Merah Yang Manis
09.00 Wita Pesona Bali
          * Alas Kedaton
09.30 Wita Klip Bali
10.00 Wita Kris
10.30 Wita Olah Raga
11.00 Wita Lila Cita
          Calonarang, Judul : ''Madri Duta Bag.1''
12.00 Wita Puja Trisandya
12.05 Wita Info Siang
12.10 Wita Om Namah Shivay
17.00 Wita Nangun Yadnya
          Karya Pelebon Jero Mangku Gde Ketut Soebandi
17.30 Wita Dharma Wecana
          * Bali Bawa Maurip Bag.1
18.00 Wita Puja Trisandya
18.05 Wita Klip Bali
18.30 Wita Seputar Bali
19.00 Wita Om Namah Shivay
19.30 Wita Orti Bali
20.00 Wita Kuis Labirin
20.30 Wita Ista Dewata
          Pura Puncak Payogan
21.00 Wita Usada
          Nyoman Nesa ''Balian Kapican''
21.30 Wita Gita Shanti
          Sekehe Shanti Candala Dibia Guna-Denpasar
22.00 Wita Harmoni Bali
          Topik: Imunisasi
23.00 Wita Penutup

Om Namah Shivay (Malam)

Episode kali ini menceritakan di Kailash Dewi Laksmi dan Dewi Saraswati bertemu dengan Dewi Parwati. Dalam pertemuan tersebut, mereka membicarakan tentang akibat yang akan ditimbulkan terhadap tapasya Hirnaya Keshav. Untuk itu Dewi Laksmi atas persetujuan Dewi Parwati minta pada Dewi Saraswati agar memberitahukan pada suaminya Dewa Brahma untuk tidak memberi janji apa pun terhadap tapasya raksasa Hirnaya Keshav. Sementara itu Dewa Rishi Narad datang di Kailash menemui Dewa Shiva. Ada pun maksud kedatangannya itu untuk menanyakan tentang Guru Suklacharya yang dikirim oleh Shiva untuk menyuruh Hirnaya Keshav melakukan tapasya terhadap Dewa Brahma. Dewa Narad menyangsikan seandainya tapasya raksasa itu diberkati, maka dia akan menyalahgunakan kekuatan yang dimiliki. Mendengar semua pengaduan Dewa Narad, Dewa Shiva mengatakan bahwa semua yang terjadi saat ini adalah avataranya Dewa Wisnu.

Di tempat lain Andhekasur anak pemberian Dewa Shiva pada raksasa Hirnaya yang terlempar dari Kailash, sampai di tempat kediaman ibu Diti. Dia sempat menanyakan keberadaan ayahnya. Namun Diti memberitahu padanya bahwa ayahnya sudah mati dibunuh oleh Dewa Wisnu.

Om Namah Shivay (pagi)

Episode kali ini menceritakan Putri Rohini tidak terima dengan sikap suaminya Dewa Bulan yang sebelumnya sanggup menikahi semua saudaranya, namun setelah pernikahan itu suaminya tersebut hanya mencintai dirinya. Rohini menganjurkan pada suaminya agar dia bersikap adil dan mencintai semua saudara-saudaranya.

Di pihak lain istri-istri Dewa Bulan yang lainnya merasa tidak dihiraukan dan dicampakkan. Mereka pun tidak tinggal diam dan akan melakukan sesuatu agar mendapatkan kasih sayang yang sama seperti kakaknya Putri Rohini dari suaminya.

Mereka lalu mengadukan semua permasalahan yang dihadapinya pada ayahnya. Mendengar pengaduan putri-putrinya, Raja Daksh lalu mendatangi ayah Dewa Bulan agar segera memanggil anaknya. Di tempat tinggalnya ayah Dewa Bulan berusaha menasihati anaknya agar membagi kasih sayang terhadap istri-istrinya yang lain. Namun Dewa Bulan mengatakan bahwa dia hanya mencintai Putri Rohini satu-satunya. Terhadap semua permasalahan yang dihadapinya, dia mohon Dewa Shiva agar dapat disatukan dengan Putri Rohini.

 


 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)