05.52 Wita
Mars Indonesia Raya
05.53 Wita Mars Bali Jagadhita
05.55 Wita Lagu Ngastitiang Bali
06.00 Wita Puja Trisandya
06.05 Wita Dharma Wecana
*
Peningkatan Rasa Bakti
06.35 Wita Seputar Bali
07.05 Wita Bali Chanel
08.05 Wita Sehat & Bugar
Senam Poco-Poco
08.35 Wita Melali Sambil Melajah
*
Si Merah Yang Manis
09.00 Wita Pesona Bali
*
Alas Kedaton
09.30 Wita Klip Bali
10.00 Wita Kris
10.30 Wita Olah Raga
11.00 Wita Lila Cita
Calonarang, Judul : ''Madri Duta Bag.1''
12.00 Wita Puja Trisandya
12.05 Wita Info Siang
12.10 Wita Om Namah Shivay
17.00 Wita Nangun Yadnya
Karya Pelebon Jero Mangku Gde Ketut Soebandi
17.30 Wita Dharma Wecana
*
Bali Bawa Maurip Bag.1
18.00 Wita Puja Trisandya
18.05 Wita Klip Bali
18.30 Wita Seputar Bali
19.00 Wita Om Namah Shivay
19.30 Wita Orti Bali
20.00 Wita Kuis Labirin
20.30 Wita Ista Dewata
Pura Puncak Payogan
21.00 Wita Usada
Nyoman Nesa ''Balian Kapican''
21.30 Wita Gita Shanti
Sekehe Shanti Candala Dibia Guna-Denpasar
22.00 Wita Harmoni Bali
Topik: Imunisasi
23.00 Wita Penutup
Om Namah
Shivay (Malam)
Episode kali ini
menceritakan di Kailash Dewi Laksmi dan Dewi Saraswati
bertemu dengan Dewi Parwati. Dalam pertemuan tersebut,
mereka membicarakan tentang akibat yang akan ditimbulkan
terhadap tapasya Hirnaya Keshav. Untuk itu Dewi Laksmi
atas persetujuan Dewi Parwati minta pada Dewi Saraswati
agar memberitahukan pada suaminya Dewa Brahma untuk tidak
memberi janji apa pun terhadap tapasya raksasa Hirnaya
Keshav. Sementara itu Dewa Rishi Narad datang di Kailash
menemui Dewa Shiva. Ada pun maksud kedatangannya itu untuk
menanyakan tentang Guru Suklacharya yang dikirim oleh
Shiva untuk menyuruh Hirnaya Keshav melakukan tapasya
terhadap Dewa Brahma. Dewa Narad menyangsikan seandainya
tapasya raksasa itu diberkati, maka dia akan
menyalahgunakan kekuatan yang dimiliki. Mendengar semua
pengaduan Dewa Narad, Dewa Shiva mengatakan bahwa semua
yang terjadi saat ini adalah avataranya Dewa Wisnu.
Di tempat lain
Andhekasur anak pemberian Dewa Shiva pada raksasa Hirnaya
yang terlempar dari Kailash, sampai di tempat kediaman ibu
Diti. Dia sempat menanyakan keberadaan ayahnya. Namun Diti
memberitahu padanya bahwa ayahnya sudah mati dibunuh oleh
Dewa Wisnu.
Om Namah
Shivay (pagi)
Episode kali ini
menceritakan Putri Rohini tidak terima dengan sikap
suaminya Dewa Bulan yang sebelumnya sanggup menikahi semua
saudaranya, namun setelah pernikahan itu suaminya tersebut
hanya mencintai dirinya. Rohini menganjurkan pada suaminya
agar dia bersikap adil dan mencintai semua
saudara-saudaranya.
Di pihak lain
istri-istri Dewa Bulan yang lainnya merasa tidak
dihiraukan dan dicampakkan. Mereka pun tidak tinggal diam
dan akan melakukan sesuatu agar mendapatkan kasih sayang
yang sama seperti kakaknya Putri Rohini dari suaminya.
Mereka lalu
mengadukan semua permasalahan yang dihadapinya pada
ayahnya. Mendengar pengaduan putri-putrinya, Raja Daksh
lalu mendatangi ayah Dewa Bulan agar segera memanggil
anaknya. Di tempat tinggalnya ayah Dewa Bulan berusaha
menasihati anaknya agar membagi kasih sayang terhadap
istri-istrinya yang lain. Namun Dewa Bulan mengatakan
bahwa dia hanya mencintai Putri Rohini satu-satunya.
Terhadap semua permasalahan yang dihadapinya, dia mohon
Dewa Shiva agar dapat disatukan dengan Putri Rohini.
|