kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Kliwon, 30 Nopember 2003 tarukan valas
 

OLAH RAGA


Wolves Imbangi Newcastle
* Seorang Wanita Terkena Kembang Api

London -
Tuan rumah Wolverhamton Wonderers hanya mampu mengimbangi Newcastle United pada pertandingan yang berakhir 1-1, dalam lanjutan Liga Utama Inggris, Sabtu (29/11) kemarin. Pertandingan sempat diwarnai insiden kembang api yang menyebabkan seorang wanita dilarikan ke rumah sakit.

Hasil tersebut menyebabkan The Wolves hanya menempati posisi kedua dari urutan buncit dengan hanya meraup 11 poin. Sedangkan The Magpies cukup terangkat berkat hasil seri itu. Newcastle kini menempati peringkat enam dengan mengemas 20 poin.

Alan Shearer tampil sebagai penyelamat timnya. Sebuah sontekannya pada menit ke-31 berhasil menyamakan kedudukan. Pasalnya, empat menit sebelumnya kiper Shay Given melakukan blunder yang merugikan timnya. Given keluar dari kotak penalti untuk menghalau bola. Namun upayanya gagal dan Nathan Blake dengan mudah melesakkan bola ke gawang kosong.

The Magpies melancarkan tekanan beruntun sejak awal. Mereka tampil meyakinkan untuk menerobos pertahanan Wolverhampton. Shearer sempat membahayakan gawang lawan, namun bola hanya membentur tiang setelah memanfaatkan umpan Aaron Hughes. Sedangkan Titus Bramble tidak berhasil meneruskan tendangan bebas yang disodorkan Lee Bowyer.

Setelah jeda, tuan rumah tampil lebih berani. Mereka berbalik menekan pertahanan The Magpies. Serangan yang dibangun Joey Gudjonsson nyaris menghasilkan gol jika tidak menghantam mistar. Sementara sontekan Henri Camara melebar di sisi gawang Given. Hingga pertandingan usai kedudukan tetap imbang 1-1.

Pihak Wolves mengeluarkan pernyataan resmi mengenai insiden kembang api yang terjadi di Stadion Molineux. Pertunjukan kembang api sudah menjadi kebiasaan, jika mereka tampil sebagai tuan rumah dan dikoordinasi oleh Jubilee Fireworks. Sayangnya, salah satu petugas membawa kembang api terlalu dekat dengan tribun penonton. Akibatnya, seorang wanita terkena percikan kembang api dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan delapan lainnya mengalami cedera ringan.

Pihak penyelenggara menyesalkan insiden yang terjadi. Sebagai tindak lanjutnya akan dilangsungkan penyelidikan terhadap kejadian itu. Sedangkan eksekutif utama Wolverhamton Jez Moxey menyayangkan jatuhnya korban akibat tradisi yang biasa mereka lakukan selama dua musim terakhir. "Saya katakan sejujurnya peristiwa naas ini mengerikan bagi para korban dan kami sangat sedih. Padahal, pesta kembang api sudah menjadi tradisi kami tiap pertandingan," ungkap Moxey. Dia bahkan berjanji, untuk pertandingan selanjutnya tanpa dimeriahkan pesta kembang api sebagai tindak lanjut insiden kemarin. (rah/afp/rtr)


 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com