kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Wage, 8 Januari 2003

 Acara TV & Radio

 
             Program Acara

                      BALI TV
               Rabu, 8 Januari 2003


17.00 Wita Nangun Yadnya
         * Upacara Pecaruan Sasih Lan Nangluk Merana di Pura Dalem 
           Desa Adat Kuta
17.30 Wita Dharma Wecana
         * Keutamaan Manusia
18.00 Wita Puja Trisandya
18.05 Wita Klip Bali
18.30 Wita Seputar Bali
19.00 Wita Om Namah Shivay
19.30 Wita Orti Bali
20.00 Wita Klip Bali
20.30 Wita Kidung Interaktif
21.30 Wita Selingan
          Gong Kebyar PKK Banjar Nyuh Kuning-Ubud
22.00 Wita Ajeg Bali
          * Terkuburnya Padewasan Dalam Keragaman Aktivitas Masyarakat Bali
23.00 Wita Penutup


Om Namah Shivay

Episode kali ini menceritakan setelah mengetahui Dewa Wisnu iparnya sendiri, raksasa Jalandar bisa memahaminya serta menghentikan permusuhan di antara mereka. Jalandar pun diajak kakak iparnya bertemu Dewi Laksmi. Dewi Laksmi istri Dewa Wisnu sangat senang bertemu dengan adiknya tersebut. Dari sana mereka bertiga lalu pergi ke tempat kerajaan Jelandar. Mengetahui keakraban Dewa Wisnu dengan Jelandar, Devra Indra dan Rahu merasa tidak percaya dan bingung. Melihat hal itu Dewa Rishi Narad mengatakan pada Rahu bahwa kesaktian para raksasa memang lebih keras dari kerasnya kekuatan yang baik, tapi tidak cepat untuk sampai ke tujuannya karena para raksasa tersebut tidak mempunyai kecepatan itu. Rahu tidak mempercayai kata-kata Dewa Narad, dia pun menuduh Narad telah membodohi raja raksasa itu. Sementara itu di tempat kerajaannya Wisnu dan istrinya Dewi Laksmi disambut dengan baik oleh Permaisuri Brinda. Brinda lalu mengatakan pada suaminya Jelandar bahwa dengan membawa mereka berdua ke tempatnya berarti telah memutuskan semua adat kaum raksasa menjadi adat yang baru di jagat ini. Dewi Laksmi membenarkan kata-kata permaisuri Brinda seraya mengatakan kepadanya bahwa berapa pun adat yang ada di jagat ini tujuannya adalah kesenangan, namun para raksasa tidak pernah mencapai hal itu dan jika hal itu dapat dicapai pasti penuh dengan kesedihan. Baik Dewa Wisnu maupun istrinya menyarankan pada Jalandar agar menghentikan semua perbuatan yang sesat yang dilakukannya selama ini.

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)