Rp 4,5 Milyar
untuk Pemecah Rekor
Denpasar
(Bali Post) -
Gaung lomba lari 10-K bertajuk Soladirity International
Run for Bali dalam rangka recovery Pulau Dewata pascabom
yang akan digulirkan 2 Februari 2003 mendatang, kian
menggema. Selain pemegang rekor dunia Sammy Kapketer
(Kenya) yang punya catatan prestasi 27 menit 11 detik,
bakal hadir 13 pelari top dunia lainnya.
Bisa jadi yang
membuat peserta begitu tertarik datang ke Bali adalah
iming-iming bonus buat pemecah rekor. Menurut Ketua
Panitia Lokal Komang Budiartha, S.E., Selasa (7/1) kemarin,
pihaknya menyiapkan bonus 500 ribu dolar AS atau hampir Rp
4,5 milyar kepada pelari pembuat rekor baru. Sementara
hadiah buat para juara masing-masing Rp 100 juta untuk
tingkat dunia, Rp 15 juta (nasional), Rp 2 juta (umum) dan
Rp 1,5 juta untuk pelajar/mahasiswa.
Rute yang akan
dilalui peserta, start di Blanjong, Sanur, melintasi
By-pass Ngurah Rai, dan finis di Pantai Kuta. Untuk
memantapkan persiapan, pengurus PB PASI akan dipimpin
Sekjen Tigor Tanjung akan audiensi dengan Muspida Bali,
Kamis (9/1) besok. ''Mereka sekalian mengecek lagi rute
dan kesiapan sarana-prasarana lomba,'' jelas Budiartha.
Pelari internasional
lainnya yang memastikan ambil bagian adalah Tegla Loroupe,
Leah Molot, Susan Kurui (Kenya), Sonia Sullivan (Irlandia),
Tina Rremmel (Jerman), Susi Power dan Benita Johnson
(Australia) di bagian putri. Di kelompok putra terdapat
John Kurir, Hosea Kogo, Abraham Tandoi (Kenya), Craig
Motram (Australia), Rinaldi Fabio (Italia), dan Karl Keska
(Jerman). Sementara pelari nasional Indonesia di antaranya
Gede Karangasem, Eduardus Nabunome, dan Osias Kamlasi.
Lomba dirancang
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral bersama Kantor
Menteri Negara Kebudayaan dan Pariwisata. Sebagai panitia
pelaksana PB PASI dan Pengda PASI Bali. Pembukaan akan
dilakukan Presiden Megawati. (kmb11)
|