Arraya Siap
Turun Lawan Deltras
* Stenly Mamuaya tak Dihukum
Denpasar
(Bali Post) -
Pemain asing Perseden asal Cili, Rodrigo Arraya, tidak
ikut berlatih bersama rekan-rekannya di Stadion Ngurah Rai,
Selasa (7/1) kemarin, karena cederanya belum sembuh benar.
Meski begitu, dia siap diturunkan saat menjamu Deltras
Sidoarjo dalam partai perdana kompetisi Divisi Utama Liga
Indonesia pada 12 Januari nanti.
Berdasarkan surat
keterangan dokter, Kamis (8/1) ini play maker Perseden itu
sudah sembuh dan bisa berlatih sehingga layak diturunkan
saat melawan Deltras. ''Siapa bilang Arraya tak bisa
merumput menghadapi Deltras? Dia siap menebus kesalahan
yang membuatnya cedera dengan bermain maksimal,'' tegas
manajer tim IB Gede Dirga.
Di bagian lain, ia
menyesalkan ulah striker Stenly Mamuaya yang molor kembali
ke mes setelah menjalani libur di kampung halamannya.
Sebagai pemain dengan nilai kontrak dan gaji tinggi,
seharusnya Stenly tidak bersikap demikian apalagi
kompetisi sudah di depan mata.
Dirga tak mau
memberikan hukuman misalnya dengan memotong gaji pemain
asal Persma Manado itu karena dianggap kurang mendidik.
Apalagi Stenly sudah berjanji akan membayar
keterlambatannya dengan menunjukkan kepiawaiannya di
lapangan hijau. Striker asing lainnya Gbeneme Friday juga
bertekad membobol gawang Deltras asalkan suplai bola dari
lini tengah matang dan akurat.
Pengurus Perseden
sudah menyiapkan bonus jika tim kebanggaan masyarakat Kota
Denpasar ini bertahan di divisi utama. Hadiah lebih besar
lagi akan mengalir kalau mampu menembus empat besar dan
menjadi juara. ''Tak degradasi saja, Komang Adnyana dan
kawan-kawan akan kami berikan bonus,'' papar Dirga.
Sementara Dick
Buitelaar mengaku kurang memikirkan bonus. Pelatih yang
hanya digaji Rp 15 juta/bulan tanpa ikatan kontrak ini,
lebih mementingkan kemenangan utamanya saat bertanding di
kandang. Faktor suporter seperti di Eropa, menurutnya,
berperan sangat penting selain sebelas pemain yang
bertanding di lapangan. ''Saya pernah menyaksikan betapa
fanatiknya fans Aremania di Malang dalam mendukung
kesebelasannya,'' jelas dia.
Tak
Dikabulkan
Dalam pertemuan
antarmanajer tim di Jakarta kemarin, usulan Perseden agar
tim yang degradasi ke divisi I hanya empat tim hampir
didukung seluruh tim. Sayang, PSSI tak mengabulkan. Sekjen
Tri Goestoro menyitir ucapan Ketua Umum PSSI Agum Gumelar
mengatakan, keputusan enam tim turun dari divisi utama
sebagai konsekuensi kompetisi satu wilayah. Keputusan
lainnya, menurut Dirga, tiap tim bisa mendaftarkan empat
legiun asing namun hanya tiga yang bisa dipasang. Dana
bantuan PSSI untuk tim Jawa dan Bali tetap Rp 375 juta. ''Dua
hari lagi PSSI akan menginformasikan dana dari sponsor,''
ujarnya. (022)
|