kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Senin Paing, 6 Januari 2003

 Bali


Griya Kediri Diteror Bom

Semarapura (Bali Post) -
Ternyata bukan hanya warga Denpasar dan Badung menjadi sasaran teror bom. Teror serupa menyebar sampai ke Klungkung. Uniknya, teror bom bukan menyasar perkantoran pemerintah, tetapi Griya Kediri Dawan Kaleran, Klungkung. Sabtu (4/1) malam sekitar pukul 20.15, Ida Bagus Sweca saat menonton televisi menjadi panik begitu mendapat peringatan dari seorang penelepon yang mengatakan di areal griya ada bom yang sewaktu-waktu bisa meledak.

Bom itu diletakkan di bawah tempat tidur. Tak pelak seluruh penghuni Griya Kediri kalang kabut karena merasa terancam keselamatan jiwanya. Dia tak menyangka keluarga Griya Kediri akan mendapatkan "hadiah" tahun baru sedashyat itu. Saat asyik menonton televisi, tiba-tiba telepon rumahnya berdering. Begitu diangkat, terdengar suara renyah seorang wanita yang mengaku dari kepolisian. Wanita itu memperingatkan seluruh keluarga griya untuk berhati-hati karena sebuah bom yang sudah diletakkan di bawah tempat tidur sewaktu-waktu bisa meledak. ''Saya sempat terkejut juga.

Jangan-jangan anak-anak saya yang sedang berbelanja ke Klungkung mengalami kecelakaan. Saya hanya mengingatkan agar berhati-hati karena bom yang sudah ditaruh di bawah tempat tidur sewaktu-waktu bisa meledak," tuturnya.

Di tengah kepanikan tersebut, dia sempat menanyakan identitas si penelepon yang mengaku bernama Wati. Namun dia tak mau menceritakan maksud memasang bom itu di areal griyanya. Wanita itu bungkam serta buru-buru menutup teleponnya.

Sweca yang tinggal dan bekerja di Denpasar itu langsung menghubungi Polsek Dawan. Selanjutnya, aparat di Polsek Dawan mengontak rekan-rekannya di Polres Klungkung untuk melakukan pengamanan bersama di TKP. Sekitar sepuluh menit kemudian, sejumlah aparat kepolisian yang dipimpin Kasat IPP Polres Klungkung Iptu Jacob Rande didampingi Kapolsek Dawan Iptu I Ketut Sutaman "merapat" di TKP. Dengan sigap, aparat langsung mengobok-obok TKP untuk melakukan penyisiran. Seluruh ruangan di Griya Kediri diperiksa intensif untuk mendapatkan barang-barang yang dianggap mencurigakan. Pencarian aparat kepolisian ini berlangsung sekitar 30 menit, tetapi tidak ditemukan adanya barang-barang mencurigakan apalagi sebuah bom. Kolong-kolong tempat tidur yang diklaim penelepon sebagai tempat "bersarangnya" bom juga aman-aman saja. (kmb 13)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)