|
Program Acara
BALI
TV
Rabu,
25 September 2002
16.45 Wita Mars Indonesia Raya
16.50 Wita Mars Bali Jagadhita
16.55 Wita Lagu Ngastitiang Bali
17.00 Wita Taman Sari
* Pompom
School
17.30 Wita Wanita Bali
*
Talk Show Bersama YKI Karangasem
18.00 Wita Puja Trisandhya
18.05 Wita Dharma Wacana
18.30 Wita Seputar Bali
19.00 Wita Serial : Om Nama Siwaya
19.30 Wita Orti Bali
20.00 Wita Lila Cita
20.30 Wita Kidung Interaktif
* Bersama
Bli Made Alus
21.30 Wita Bondres
* Tri
Hita Karana 3
22.00 Wita Ajeg Bali
* Topik :
Memudarnya Tradisi Ngejot di Tengah Masyarakat Perkotaan
di Bali. Interaktif
23.00 Wita Closing/Penutup
Channel Bali TV berubah untuk seluruh kabupaten di Bali
berada pada channel 39 UHF Untuk pemakai parabola berada
pada : Transfonder 6H. Center Frek Rf 3926 Mhz L Band 1224
Mhz. Symbol Rate 4208 MSPS. FEC 3/4
Keterangan : Acara Sewaktu-waktu dapat berubah
Sinopsis Om Nama Siwaya :
* Pada episode kemarin Narad merasa khawatir terhadap
kelakuan Dewa Indra, maka dia memberitahukan Dewa Shiva,
untuk menjaga pengikutnya dari gangguan Ramka dan Menka.
Pangeran Nar dan Narayan terus bertapa, serta keduanya
tidak luput dari godaan dan cobaan. Dewa Shiva muncul di
hadapan mereka, dan ingin memberikan apa yang diinginkan,
tetapi kedua pangeran tersebut tidak meminta apa pun,
mereka berkata ''hanya bisa berjumpa dengan Dewa Shiva
perasaannya sangat senang'', dan mereka menginginkan Dewa
Shiva berubah wujud dalam Rupa batu Linggam. Dewa Shiva
memuji ketulusan hati kedua pangeran tersebut dan
mengatakan ''Kalian akan dilahirkan kembali dalam wujud
Arjuna dan Kresna'', dan Dewa Shiva hadir dalam wujud batu
Linggam kadareshwar di Himalaya.
Di tempat lain Dewi Parwati terus bertapa dengan tekun,
dalam pertapaannya, dia kedatangan 2 orang gadis, yang
bermaksud membawa Dewi Parwati ke istana. Dan tiba-tiba
munculah seorang pendeta tua di hadapan mereka, pendeta
merasa kagum melihat Parwati sedang bertapa untuk
mendapatkan Dewa Shiva dalam rupa Suaminya. Pendeta
menyarankan agar Parwati tidak menikahi Dewa Shiva, tetapi
Parwati keras pada pendiriannya. Dan Dewa Shiva pun muncul
di hadapan Dewi Parwati serta memberkatiNya karena tekun
bertapa selama ini.
|