kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Kliwon, 3 April 2002

 BALI


Golkar Gianyar Menggebu Bentuk Fraksi

Gianyar (Bali Post) -
Tidak bersedianya PKP bergabung membentuk sebuah fraksi, tak mengendurkan semangat Golkar dalam memperjuangkan pembentukan wadah tersebut. Anggota DPRD Gianyar dari Partai Golkar tetap menggebu-gebu membentuk fraksi. Dengan terbentuknya fraksi, diharapkan bisa menghidupkan dinamika demokrasi di tubuh DPRD Gianyar. Hal itu dikemukakan anggota DPRD Gianyar dari Partai Golkar Made Suamba, S.H. Selasa (2/4) kemarin.

Dikatakan, selama ini Golkar merasa belum berperan maksimal, karena tidak bisa menyampaikan pendapat akhir fraksi seperti halnya Fraksi TNI/Polri dan Fraksi PDI-P. ''Karena tidak memiliki fraksi, kami otomatis tak memiliki kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dalam penyampaian pendapat akhir fraksi--dalam sebuah sidang gabungan misalnya,'' kata Suamba yang Wakil Ketua Golkar Gianyar itu.

Ditegaskan, perjuangannya membentuk fraksi sebetulnya tak pernah surut. Dari awal pembentukan fraksi, ketiga anggota Dewan dari Partai Golkar--Suamba, Dewa Sukra, dan IB Putra--selalu memperjuangkan agar hal itu bisa terbentuk. Di sisi lain, pihaknya membantah pembentukan fraksi ini ada kaitannya dengan suksesi bupati. ''Perjuangan ini sudah dari dulu, tetapi kebetulan informasinya menghangat ketika wacana suksesi bupati mulai menggelinding, lalu dikait-kaitkan dengan hal itu,'' ujarnya.

Upaya pembentukan fraksi sudah dilakukan dengan jalan melobi anggota Dewan lainnya, terutama dari PDI-P yang memiliki anggota mayoritas di DPRD Gianyar. Dengan adanya perhatian yang tulus dari anggota Dewan lainnya, diharapkan ada upaya revisi tata tertib (tatib) DPRD, terutama berkaitan dengan pembentukan fraksi.

Berdasarkan aturan selama ini, tegas Suamba, sebuah fraksi bisa terbentuk jika anggotanya minimal 10 persen dari jumlah keseluruhan anggota Dewan. Sementara Golkar hanya kurang lagi 0,5 persen. Artinya, masih kurang setengah orang lagi. ''Jadi, logikanya kami masih memerlukan setengah orang. Mudah-mudahan tatib tersebut bisa direvisi sehingga kekurangan kami setengah orang lagi bisa dibulatkan ke atas. Dengan demikian persyaratan 10 persen bisa dipenuhi,'' katanya.

Sementara anggota Dewan dari PKP yang sudah mengajukan surat ''cerai'' dari keanggotaan Fraksi PDI-P, sudah menampik pinangan Golkar untuk membentuk fraksi gabungan. Pasalnya, kata Drs. IB Nyoman Subadra--anggota Dewan dari PKP, berdasarkan instruksi dari pusat, tidak diperkenankan bergabung dalam satu fraksi dengan Golkar. Sebelumnya, Dewa Nyoman Sukra anggota DPRD dari Partai Golkar pernah mengatakan, menjelang suksesi Bupati Gianyar, pihaknya berencana membentuk fraksi gabungan. Anggota Dewan yang akan ''dipinang'' untuk bergabung dalam fraksi itu adalah PKP. (08)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)


Info VALAS