|
Program Acara
BALI
TV
Selasa, 31 Desember 2002
17.00 Wita Wirasa
Keadaan Masyarakat di Desa Subaya
17.30 Wita Dharma Wecana
*
Aktualisasi Konsep Dharma dalam Kehidupan Sehari-hari Bag.
1
18.00 Wita Puja Trisandya
18.06 Wita Klip Bali
18.30 Wita Seputar Bali
19.00 Wita Om Namah Shivay
19.30 Wita Orti Bali
20.00 Wita Menyongsong Matahari 2003
*
Paguyuban Lawak se-Bali ''Petruk & Dolar Jadi Teroris''
23.00 Wita Menyongsong Matahari 2003
* Bersama
Artis Pop Bali dan Bondres
23.45 Wita Siaran Langsung dari Kuta
* Pidato
Presiden Megawati
24.00 Wita Menyongsong Matahari 2003 (Lanjutan)
02.00 Wita Penutup
Om Namah
Shivay
Episode kali ini
menceritakan di tempatnya Putri Brinda anak Raja raksasa
Kale sedang bertengkar dengan ayahnya, di mana Sang Putri
menganjurkan agar ayahnya itu melakukan tapasya dan doa
terhadap Dewa Shiva. Namun raksasa Kale tidak mau
melakukan hal itu karena dia menganggap kaum raksasa tidak
biasa melakukan adat istiadat seperti itu. Karena merasa
tidak ada kecocokan dengan anaknya tersebut, raksasa Kale
lalu mengajak putrinya menghadap pada Guru Suklacharya.
Sementara itu di asrama tempat kediamannya, Suklacharya
sedang mohon doa restu terhadap Dewa Shiva Shankar. Dalam
doanya tersebut dia minta pada Dewa Shiva agar mantranya
mempunyai kekuatan sedemikian rupa sehingga dapat
menghidupkan siapa pun yang dia inginkan. Dalam
pemujaannya itu Dewa Shiva hadir di hadapannya serta
merestui doanya tersebut. Setelah memberkati doa
pembaktinya, Dewa Shiva menghilang dari tempat itu.
Suklacharya sangat
gembira karena doanya selama ini tidak sia-sia yaitu
mewujudkan impiannya agar anak didiknya raksasa Jelandar
dapat menguasai jagat raya ini segera tercapai. Pada saat
bersamaan raksasa Kale bersama putrinya tiba di asrama itu.
Raksasa Kale lalu mengutarakan pada Suklacharya agar dia
bisa menghentikan kebiasaan anaknya yang selalu menyembah
serta berdoa pada Dewa Shiva.
Mendengar pengaduan
raksasa Kale seperti itu, Suklacharya menasihatinya agar
bisa menahan kemarahan. Karena kemarahan dan emosi membuat
pikiran tidak bisa bekerja dengan baik. Biar pun dia itu
seorang raksasa, Dewa atau manusia biasa mereka
berkewajiban melakukan doa terhadap Dewa Shiva. Karena
berkat doa Shiva nantinya akan memperoleh ketenangan di
dalam hati.
|