Lini Tengah
Perseden Rawan
Denpasar (Bali
Post) -
Lini tengah Perseden yang diperkuat sederet pemain berkualitas
seperti Rodrigo Arraya, Komang Adnyana, serta Marwal Iskandar
justru dinilai pelatih Dick Buitelaar rawan. Pasalnya, dalam
partai final turnamen Perseden melawan Persegi kelemahan lini
tengah sering dimanfaatkan lawan.
Dick yang dihubungi Sabtu
(30/11) kemarin, mencemaskan lini tengah anak asuhnya. Bahkan,
babak kedua mereka senantiasa kalah berebut bola. ''Saya tak
mengerti pemain lini tengah di babak pertama unggul, mengapa
memasuki babak kedua kok malah kalah segalanya,'' tuturnya.
Padahal, kata Meneer
Belanda ini, pihaknya berharap lini tengah mampu membantu
serangan sebagai second-stricker saat Perseden mendapat angin
menyerang. Sebaliknya, mereka secepatnya turun membantu
pertahanan ketika tim Perseden ditekan lawan. ''Pemain tengah
dituntut bertindak cepat baik naik maupun turun,'' cetusnya.
Ia menilai, anak-asuhnya
main tak stabil, apalagi sederet peluang emas malah gagal
membuahkan gol. ''Sebenarnya, saat melawan Persegi anak-anak
bisa mencetak gol lebih banyak lagi,'' ucapnya. Untuk itu,
dirinya siap mengasah ketajaman lini depan Perseden dengan
memberi latihan bervariasi misalnya membangun serangan dari lini
tengah atau sayapnya. ''Yang penting, striker bisa mencetak dari
kedua kakinya serta kepalanya,'' terang dia.
Dick akan pulang
merayakan Natal ke Belanda dan berangkat Jumat (20/12) nanti.
Selanjutnya, Jumat (27/12) balik lagi ke Bali, dan Senin (30/12)
ke Jakarta mendampingi Komang Adnyana try-out ke Jakarta melawan
tim-tim divisi utama. (022)
|