kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Jumat Pon, 8  Nopember 2002

 Nusantara


Ba'asyir Bantah Kenal Amrozy

Jakarta (Bali Post) -
Sama seperti ''nasib'' Omar Al-Farouq, pengakuan Amrozy kenal dengan Abu Bakar Ba'asyir juga dibantah Pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) itu. ''Terus terang saya tak kenal yang namanya Amrozy. Kalau soal orang kenal saya, semua orang pasti kenal saya dan siapa pun berhak mengenal saya, termasuk Amrozy,'' ungkap Ba'asyir yang ditirukan salah seorang pengurus MMI Jakarta Hasyim Abdullah, Kamis (7/11) kemarin.

Ba'asyir, lanjut Hasyim, juga menilai pengakuan Amrozy yang dilontarkan aparat kepolisian, merupakan rekayasa pemerintah dan Mabes Polri yang mendapat tekanan dari Amerika Serikat. Penyebaran pengakuan Amrozy itu, merupakan fitnah yang sengaja dilakukan agar masyarakat terus menyudutkannya. Meski demikian, pengasuh Ponpes Al-Mukmin Ngruki, Solo itu mengaku pernah dua kali bertandang ke Pondok Pesantren Al-Islam Lamongan, yang lokasinya berdekatan dengan rumah Amrozy. ''Kedatangan Ba'asyir atas undangan untuk memberikan pengajian umum. Kedatangan Ba'asyir ke ponpes itu untuk memberikan khotbah perpisahan alumni para santri pondok itu, sekaligus memberikan cemarah pendidikan agama bagi santri di pondok itu. Saya kira hal yang wajar saja seorang ustad dipanggil untuk memberi khotbah,'' jelasnya.

Kabidpenum Mabes Polri Kombes Pol. Prasetyo mengatakan, pengakuan Amrozy yang kenal dengan Ba'asyir masih terus didalami polisi. ''Pengakuan bisa saja namun harus ada bukti pendukungnya. Jadi belum bisa kita pakai petunjuk dan masih kita dalami,'' jelasnya di Mabes Polri Jakarta.

Soal rencana pemindahan Ba'asyir, sampai kini Mabes Polri belum pernah ada rencana. ''Lebih baik Ba'asyir tinggal di rumah sakit dulu karena bila sewaktu-waktu terjadi serangan penyakit yang mendadak, sudah ada dokter yang menanganinya,'' katanya. (034)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)