Ba'asyir Bantah
Kenal Amrozy
Jakarta
(Bali Post) -
Sama seperti ''nasib'' Omar Al-Farouq, pengakuan Amrozy
kenal dengan Abu Bakar Ba'asyir juga dibantah Pimpinan
Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) itu. ''Terus terang saya
tak kenal yang namanya Amrozy. Kalau soal orang kenal saya,
semua orang pasti kenal saya dan siapa pun berhak mengenal
saya, termasuk Amrozy,'' ungkap Ba'asyir yang ditirukan
salah seorang pengurus MMI Jakarta Hasyim Abdullah, Kamis
(7/11) kemarin.
Ba'asyir, lanjut
Hasyim, juga menilai pengakuan Amrozy yang dilontarkan
aparat kepolisian, merupakan rekayasa pemerintah dan Mabes
Polri yang mendapat tekanan dari Amerika Serikat.
Penyebaran pengakuan Amrozy itu, merupakan fitnah yang
sengaja dilakukan agar masyarakat terus menyudutkannya.
Meski demikian, pengasuh Ponpes Al-Mukmin Ngruki, Solo itu
mengaku pernah dua kali bertandang ke Pondok Pesantren
Al-Islam Lamongan, yang lokasinya berdekatan dengan rumah
Amrozy. ''Kedatangan Ba'asyir atas undangan untuk
memberikan pengajian umum. Kedatangan Ba'asyir ke ponpes
itu untuk memberikan khotbah perpisahan alumni para santri
pondok itu, sekaligus memberikan cemarah pendidikan agama
bagi santri di pondok itu. Saya kira hal yang wajar saja
seorang ustad dipanggil untuk memberi khotbah,'' jelasnya.
Kabidpenum Mabes
Polri Kombes Pol. Prasetyo mengatakan, pengakuan Amrozy
yang kenal dengan Ba'asyir masih terus didalami polisi. ''Pengakuan
bisa saja namun harus ada bukti pendukungnya. Jadi belum
bisa kita pakai petunjuk dan masih kita dalami,'' jelasnya
di Mabes Polri Jakarta.
Soal rencana
pemindahan Ba'asyir, sampai kini Mabes Polri belum pernah
ada rencana. ''Lebih baik Ba'asyir tinggal di rumah sakit
dulu karena bila sewaktu-waktu terjadi serangan penyakit
yang mendadak, sudah ada dokter yang menanganinya,''
katanya. (034)
|