kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Paing, 7  Nopember 2002

 Surat Pembaca


Trotoarisasi di Gianyar

Belakangan ini pekerjaan toroarisasi kembali gencar dilaksanakan. Salah satu contoh adalah di Kabupaten Gianyar sepanjang jalan Gianyar - Bona - Belega - Blahbatuh. Saya hanya prihatin terhadap dampak yang akan ditimbulkan oleh trotoarisasi ini kalau dikaitkan dengan kesadaran masyarakat kita yang masih rendah dalam hal pembuangan sampah. Tidak jarang kita lihat banyak masyarakat yang sengaja membuang sampah ke got di pinggir jalan dan tidak jarang mereka yang naik mobil (bahkan tidak jarang mobil mewah) melempar sampah (misalnya plastik pembungkus makanan, dan sebagainya) ke jalan dari dalam mobil. Kalau keadaan ini terus dibiarkan maka lama-lama akan menimbulkan masalah terutama pada musim hujan. Saluran got yang tersumbat akan menyebabkan air meluap ke jalan sehingga menimbulkan banjir.

Yang ingin saya sampaikan, bahwa dengan got yang terbuka saja masih bisa banjir apalagi dengan got yang tertutup dengan adanya trotoarisasi. Jangan lupa sampah yang dibuang di jalan bisa masuk ke got melalui lubang-lubang trotoar. Sampah itu masih ditambah pula sampah dari pohon-pohon yang ditanam sepanjang jalan. Kita bisa bayangkan jika nanti hujan deras dan saluran gotnya mampet.

Untuk itu saya mengusulkan untuk jalan yang belum ditrotoarisasi biarkan saja tanpa trotoar. Cuma gotnya saja yang perlu dibenahi. Contohnya jalan raya yang menuju kota Bangli dari arah Desa Rendang. Di sepanjang jalan, baik yang sudah ditrotoar maupun yang belum, sebaiknya disediakan tempat sampah sebanyak-banyaknya. Di samping itu program-program yang menggugah masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan perlu digalakkan.

Drs. I Putu Gede Semiada
Br/Dsn. Tengah, Desa Blahbatuh
Kec. Blahbatuh, Gianyar

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)