kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Paing, 7  Nopember 2002

 Olahraga


Porda 2003 Buleleng Mubazir?

Denpasar (Bali Post) -
Kalau Porda (pekan olah raga daerah) 2003 akan digelar di Buleleng pada September, tentunya jika di-setting sebagai event prestasi menjadi mubazir. Persoalannya, pada September itu pra-PON sudah bergulir.

Akan tetapi, Porda yang menelan biaya tidak sedikit itu juga tak masalah, bila diplot sebagai agenda persiapan atlet junior. ''Mubazir tak mubazir, tergantung kaca mata mana yang dipakai memandang hal itu. Kalau Porda sebagai ajang prestasi, lebih-lebih sebagai langkah persiapan para atlet ke PON, tentunya sangat mubazir. Namun, nilai itu akan berkurang jika ajang itu sebagai penjenjangan pembinaan junior,'' urai mantan pengurus KONI Bali Drs. I Gusti Made Perasu, di Denpasar, Rabu (6/11) kemarin.

Idealnya, agar Porda itu menjadi tepat sasaran, tambah Perasu, harus digelar pada pertengahan tahun antara PON satu dengan lainnya. Kalau PON sebelumnya 2000 dan berikutnya 2004. Ia mengusulkan, pelaksanaan Porda yang efektif pada 2002 pada bulan Oktober atau November.

Di bagian lain, pembina olah raga Ir. Nyoman Gede Nala, menyatakan, selain agenda setting perlu dikondisikan, pihaknya juga memandang penempatan figur-figur pembina yang pas harus dikedepankan. Sehingga, nantinya tidak ada pembinaan dan organisasi itu vakum. Dia menilai, pengurus yang dipaksa, atau ditunjuk karena jabatannya, cenderung bekerja kurang maksimal. (kmb11)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)