Dana Minim,
Patroli Lanal Mataram Terbatas
Mataram
(Bali Post) -
Patroli pengamanan di wilayah perairan NTB yang luas
selama ini dilakukan masih secara terbatas, karena
minimnya biaya operasional yang dimiliki Lanal Mataram.
Komandan Pangkalan
Angkatan Laut (Danlanal) Mataram Kol. Laut (P) Didik
Wahyudi mengatakan hal itu, Sabtu (23/11). ''Coba
bayangkan dana dari Pemprop NTB untuk kegiatan patroli
yang kami terima tiap tahun hanya Rp 50 juta. Jika dana
tersebut digunakan secara ideal, hanya cukup untuk
kegiatan patroli selama tujuh hari,'' katanya kepada
wartawan.
Diakui Didik,
patroli di wilayah perairan NTB yang luasnya lebih dari
1.500 kilometer persegi, membutuhkan biaya cukup besar. ''Bagaimana
tidak membutuhkan dana besar, karena untuk kegiatan
patroli satu jam saja dibutuhkan bahan bakar minyak (BBM)
berupa solar 300 liter. Sementara untuk satu bulan patroli
dilakukan selama 10 hari,'' sebutnya.
Menyikapi dana yang
terbatas itu, berbagai upaya dilakukan Lanal Mataram.
Salah satu di antaranya mengatur jadwal patroli sedemikian
rupa, sehingga dana yang tersedia mencukupi untuk kegiatan
patroli selama setahun. Selain dana terbatas, sarana
pendukung patroli pun jauh dari mencukupi. ''Kami hanya
memiliki dua kapal patroli. Padahal jika dilihat luas
perairan NTB, idealnya dibutuhkan delapan unit kapal,''
ujarnya, sembari berharap agar Pemprop NTB ikut mendukung
dan membantu pengadaan sarana patroli, sehingga kegiatan
patroli pengamanan secara rutin di wilayah perairan NTB
dapat terlaksana dengan baik.
Menyinggung kegiatan
patroli selama bulan Ramadan, Didik menyatakan, patroli
tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya. "KAL Ampenan,
salah satu dari dua KAL yang dimiliki Lanal Mataram, kini
sedang patroli di wilayah Timur NTB. KAL tersebut sudah
berada di wilayah perairan NTB sejak sepekan lalu,"
katanya. (049)
|