Ba'asyir Ngotot
segera Diperiksa
Jakarta
(Bali Post) -
Pimpinan Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) Abu Bakar
Ba'asyir tidak sabar lagi menunggu kapan dirinya menjalani
pemeriksaan di Mabes Polri. Ba'asyir tetap ngotot agar
dirinya segera diperiksa, tanpa harus menunggu sembuh
total. ''Ba'asyir minta segera diperiksa agar permainan
ini berakhir. Sebenarnya, pemeriksaan kan tak perlu
menunggu waktu terlalu lama, apalagi kondisi kesehatannya
sudah membaik. Hanya satu yang belum sembuh benar, sakit
maagnya,'' ungkap Ketua Lajnah Tanfidziah MMI Irfan S
Awwas, usai menjenguk Ba'asyir di RS Polri Kramatjati,
Jakarta, Jumat (1/11) kemarin.
Hal senada juga
diungkapkan KH Zainuddin MZ yang menjenguk Ba'asyir. ''Kondisi
Ba'asyir sudah baik, mudah-mudahan Senin siap menjalani
pemeriksaan, dan memang dia mengharapkan agar cepat-cepat
diperiksa,'' kata Ketua Umum PPP Reformasi ini.
Dalam pertemuan itu,
lanjut Zainuddin, banyak masalah yang dibicarakan dan
Ba'asyir memang nampak segar bugar. ''Saya kagum bagaimana
beliau bicara bahwa kita sebagai bangsa yang merdeka
jangan sampai didikte oleh kekuatan-kekuatan lain.
Ba'asyir juga siap bersumpah bahwa dia memang tak kenal
Omar Al-Farouq, yang kini ditahan di Amerika,'' jelasnya
sambil menambahkan, penangkapan Ba'asyir sangat naif.
Ba'asyir juga
menyebutkan, ada golongan-golongan tertentu di Indonesia
yang memanfaatkan isu terorisme dan penangkapan terhadap
dirinya untuk menghadang upaya penegakan syariat Islam di
Indonesia. ''Golongan semacam ini adalah golongan yang
anti-Islam. Namun, Ba'asyir enggan menyebutkan nama,''
jelasnya.
Di tempat terpisah,
Kapolri Jenderal Pol. Da'i Bachtiar mengakui kondisi
kesehatan Ba'asyir memang berubah-ubah, karena usia lanjut.
Terbukti tensi darahnya naik-turun, jantungnya kurang
normal, karena itu Ba'asyir diminta untuk istirahat dulu
di rumah sakit. Mengingat, bila terjadi sewaktu-waktu maka
akan bisa ditangani tim dokter Polri yang telah ditunjuk.
''Soal pemeriksaan, ya... tunggu sampai sembuh. Memang
yang menjadi kendala pemeriksaan hanya kesehatan Ba'asyir.
Kita memperhatikan dia, bukan untuk tujuan macam-macam.
Orang sakit disuruh istirahat itu kan sudah bagus, ada
rasa kemanusiaannya,'' jelas Kapolri.
Memang, lanjutnya,
Polri ingin Ba'asyir diperiksa secepatnya, karena Polri
menggunakan KUHAP dalam menangani Ba'asyir di mana masa
penahanan ada batas waktunya. ''Jadi ingat ya, kita tidak
menggunakan Perpu dalam menangani Ba'asyir,'' ucapnya
singkat. (034)
|