kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Paing, 2 Nopember 2002

 Politik


Ba'asyir Ngotot segera Diperiksa

Jakarta (Bali Post) -
Pimpinan Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) Abu Bakar Ba'asyir tidak sabar lagi menunggu kapan dirinya menjalani pemeriksaan di Mabes Polri. Ba'asyir tetap ngotot agar dirinya segera diperiksa, tanpa harus menunggu sembuh total. ''Ba'asyir minta segera diperiksa agar permainan ini berakhir. Sebenarnya, pemeriksaan kan tak perlu menunggu waktu terlalu lama, apalagi kondisi kesehatannya sudah membaik. Hanya satu yang belum sembuh benar, sakit maagnya,'' ungkap Ketua Lajnah Tanfidziah MMI Irfan S Awwas, usai menjenguk Ba'asyir di RS Polri Kramatjati, Jakarta, Jumat (1/11) kemarin.

Hal senada juga diungkapkan KH Zainuddin MZ yang menjenguk Ba'asyir. ''Kondisi Ba'asyir sudah baik, mudah-mudahan Senin siap menjalani pemeriksaan, dan memang dia mengharapkan agar cepat-cepat diperiksa,'' kata Ketua Umum PPP Reformasi ini.

Dalam pertemuan itu, lanjut Zainuddin, banyak masalah yang dibicarakan dan Ba'asyir memang nampak segar bugar. ''Saya kagum bagaimana beliau bicara bahwa kita sebagai bangsa yang merdeka jangan sampai didikte oleh kekuatan-kekuatan lain. Ba'asyir juga siap bersumpah bahwa dia memang tak kenal Omar Al-Farouq, yang kini ditahan di Amerika,'' jelasnya sambil menambahkan, penangkapan Ba'asyir sangat naif.

Ba'asyir juga menyebutkan, ada golongan-golongan tertentu di Indonesia yang memanfaatkan isu terorisme dan penangkapan terhadap dirinya untuk menghadang upaya penegakan syariat Islam di Indonesia. ''Golongan semacam ini adalah golongan yang anti-Islam. Namun, Ba'asyir enggan menyebutkan nama,'' jelasnya.

Di tempat terpisah, Kapolri Jenderal Pol. Da'i Bachtiar mengakui kondisi kesehatan Ba'asyir memang berubah-ubah, karena usia lanjut. Terbukti tensi darahnya naik-turun, jantungnya kurang normal, karena itu Ba'asyir diminta untuk istirahat dulu di rumah sakit. Mengingat, bila terjadi sewaktu-waktu maka akan bisa ditangani tim dokter Polri yang telah ditunjuk. ''Soal pemeriksaan, ya... tunggu sampai sembuh. Memang yang menjadi kendala pemeriksaan hanya kesehatan Ba'asyir. Kita memperhatikan dia, bukan untuk tujuan macam-macam. Orang sakit disuruh istirahat itu kan sudah bagus, ada rasa kemanusiaannya,'' jelas Kapolri.

Memang, lanjutnya, Polri ingin Ba'asyir diperiksa secepatnya, karena Polri menggunakan KUHAP dalam menangani Ba'asyir di mana masa penahanan ada batas waktunya. ''Jadi ingat ya, kita tidak menggunakan Perpu dalam menangani Ba'asyir,'' ucapnya singkat. (034)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)