kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Paing, 2 Nopember 2002

 Bali


India Janji Bantu Bali Pulihkan Citra

Denpasar (Bali Post) -
Pemerintah India berjanji membantu Bali dalam memulihkan citra keamanannya terkait dengan Tragedi Kuta. Hal itu ditegaskan Wakil Duta Besar India untuk Indonesia Kanwal B. Mathur ketika ditemui saat pembukaan pameran foto Nehru-Soekarno, di STSI Denpasar, Jumat (1/11) kemarin.

Dikatakan, pemerintah India sudah mengeluarkan pernyataan mengutuk teroris dan berjanji membantu Bali memulihkan citra keamanannya dengan cara apa saja. Dengan demikian, diharapkan pariwisata Bali pulih kembali.

Memang, kata Kanwal B. Mathur yang didampingi Ketua STSI Denpasar Dr. Wayan Rai S., Bali masih tetap aman untuk dikunjungi. Terbukti, festival kesenian India di Bali berjalan lancar dan aman. Apresiasi masyarakat Bali terhadap kesenian India juga sangat menggembirakan. Terbukti, setiap kali pertunjukan kesenian India, tak pernah sepi penonton. Wakil Duta Besar India juga menyatakan kerja sama kedua negara--India-Indonesia dalam bidang kebudayaan akan tetap dilangsungkan di masa-masa mendatang.

Untuk membuktikan kepada dunia bahwa Bali masih tetap aman dikunjungi, pemerintah India tidak sampai membatalkan festival India, kendati Bali sempat diguncang bom, Selasa (12/10) lalu. ''Memang awalnya ada keraguan di kalangan seniman, karena baru saja ada bom. Tetapi, karena ada jaminan keamanan, pemerintah India dengan senang hati melangsungkan festival tersebut. Ya, terbukti Bali aman,'' katanya.

Sementara Gubernur Bali Dewa Beratha didampingi Ketua DPRD Bali IB Wesnawa mengatakan, dalam rangka meningkatkan hubungan persahabatan kedua negara, bentuk kerja sama dalam bidang kebudayaan akan terus dilanjutkan di masa-masa mendatang. Melalui misi kesenian, hubungan persahabatan kedua negara diharapkan makin tambah erat. ''Tidak menutup kemungkinan akan dilakukan kerja sama dalam bentuk lain,'' kata Gubernur sembari menambahkan pameran ini memberikan informasi dan pendidikan bagi generasi muda bahwa kedua pemimpin negara itu sudah tercatat dalam sejarah dunia sebagai pemimpin penuh kharismatik dan mampu melepaskan bangsanya dari kaum penjajah.

Sekitar 63 foto dipamerkan selama empat hari, 1-4 November di gedung pameran STSI Denpasar. Pameran foto kedua mantan pemimpin negara itu serangkaian Festival of India di Indonesia, 14 Oktober - 4 November 2002.

Selain pameran foto, festival India di Bali yang berlangsung Jumat (18/10) lalu menyajikan berbagai bentuk kesenian, salah satunya Daksha Sheth Dance Company.

Dari 63 foto hitam putih itu, beberapa di antaranya menceritakan kunjungan Nehru ke Bali didampingi Soekarno beserta keluarga. Selain foto, dalam pameran itu juga dipajang sejumlah arsip surat baik dari Nehru kepada Soekarno atau sebaliknya. Di antaranya surat Soekarno kepada PM Nehru membahas pertukaran buku dan perpustakaan antara kedua negara tertanggal 13 Maret 1947. Juga surat Soekarno kepada Nehru untuk minta bantuan pelukis Affandi tertanggal 19 Maret 1947. (08)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)