India
Janji Bantu Bali Pulihkan Citra
Denpasar
(Bali Post) -
Pemerintah India berjanji membantu Bali dalam memulihkan
citra keamanannya terkait dengan Tragedi Kuta. Hal itu
ditegaskan Wakil Duta Besar India untuk Indonesia Kanwal
B. Mathur ketika ditemui saat pembukaan pameran foto
Nehru-Soekarno, di STSI Denpasar, Jumat (1/11) kemarin.
Dikatakan,
pemerintah India sudah mengeluarkan pernyataan mengutuk
teroris dan berjanji membantu Bali memulihkan citra
keamanannya dengan cara apa saja. Dengan demikian,
diharapkan pariwisata Bali pulih kembali.
Memang, kata Kanwal
B. Mathur yang didampingi Ketua STSI Denpasar Dr. Wayan
Rai S., Bali masih tetap aman untuk dikunjungi. Terbukti,
festival kesenian India di Bali berjalan lancar dan aman.
Apresiasi masyarakat Bali terhadap kesenian India juga
sangat menggembirakan. Terbukti, setiap kali pertunjukan
kesenian India, tak pernah sepi penonton. Wakil Duta Besar
India juga menyatakan kerja sama kedua negara--India-Indonesia
dalam bidang kebudayaan akan tetap dilangsungkan di
masa-masa mendatang.
Untuk membuktikan
kepada dunia bahwa Bali masih tetap aman dikunjungi,
pemerintah India tidak sampai membatalkan festival India,
kendati Bali sempat diguncang bom, Selasa (12/10) lalu. ''Memang
awalnya ada keraguan di kalangan seniman, karena baru saja
ada bom. Tetapi, karena ada jaminan keamanan, pemerintah
India dengan senang hati melangsungkan festival tersebut.
Ya, terbukti Bali aman,'' katanya.
Sementara Gubernur
Bali Dewa Beratha didampingi Ketua DPRD Bali IB Wesnawa
mengatakan, dalam rangka meningkatkan hubungan
persahabatan kedua negara, bentuk kerja sama dalam bidang
kebudayaan akan terus dilanjutkan di masa-masa mendatang.
Melalui misi kesenian, hubungan persahabatan kedua negara
diharapkan makin tambah erat. ''Tidak menutup kemungkinan
akan dilakukan kerja sama dalam bentuk lain,'' kata
Gubernur sembari menambahkan pameran ini memberikan
informasi dan pendidikan bagi generasi muda bahwa kedua
pemimpin negara itu sudah tercatat dalam sejarah dunia
sebagai pemimpin penuh kharismatik dan mampu melepaskan
bangsanya dari kaum penjajah.
Sekitar 63 foto
dipamerkan selama empat hari, 1-4 November di gedung
pameran STSI Denpasar. Pameran foto kedua mantan pemimpin
negara itu serangkaian Festival of India di Indonesia, 14
Oktober - 4 November 2002.
Selain pameran foto,
festival India di Bali yang berlangsung Jumat (18/10) lalu
menyajikan berbagai bentuk kesenian, salah satunya Daksha
Sheth Dance Company.
Dari 63 foto hitam
putih itu, beberapa di antaranya menceritakan kunjungan
Nehru ke Bali didampingi Soekarno beserta keluarga. Selain
foto, dalam pameran itu juga dipajang sejumlah arsip surat
baik dari Nehru kepada Soekarno atau sebaliknya. Di
antaranya surat Soekarno kepada PM Nehru membahas
pertukaran buku dan perpustakaan antara kedua negara
tertanggal 13 Maret 1947. Juga surat Soekarno kepada Nehru
untuk minta bantuan pelukis Affandi tertanggal 19 Maret
1947. (08)
|