kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Pon, 13 Nopember 2002

 Bali


Tolak Sarbagita, Warga Mandung ke DPRD Bali

Denpasar (Bali Post) -
Puluhan warga adat Mandung mendatangi DPRD Bali, Selasa (12/11) kemarin. Mereka menyampaikan penolakan atas wilayahnya dijadikan lokasi rencana pembangunan IPST (Instalasi Pengolahan Sampah Terpadu) Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan).

Saat diterima Ketua DPRD Bali IB Wesnawa, Kelian Dusun Mandung Made Sudipta dan Bendesa Adat Nyoman Kardi, S.Pd. mengatakan, alasan penolakan karena lokasinya sangat dekat pemukiman penduduk yakni sekitar 800 meter. Apalagi jika rencana Sarbagita diperluas 20 hektar tentu akan lebih dekat lagi. Padahal mengacu keputusan Dirjen Pemberantasan Penyakit Menular, jarak minimal lokasi TPA dari pemukiman tiga km. Di sisi lain, TPA yang ada saat ini telah menimbulkan dampak negatif seperti bau busuk dan adanya lalat hijau (buyung bangke) cukup banyak di sekitar TPA dan sawah penduduk.

Dari studi kelayakan perencanaan TPA regional Tabanan, masih ditemukan dampak negatif. Selain bau busuk dan lalat hijau, juga vektor penyakit, polusi udara dan meningkatnya pemulung. Sedangkan solusi menanam pohon pelindung dinilai tak mampu mengatasi masalah tersebut. Belum lagi soal kemacetan lalu lintas, karena 480 armada akan hadir untuk mengangkut sampah 4.000 m3.

Sejumlah tokoh adat membenarkan IPST ini sudah disosialisasikan tujuh kali ke masyarakat. Bahkan ada pernyataan pejabat penting asal Mandung yang mengancam bahwa semua PNS dari Mandung akan dikembalikan ke masyarakat jika IPST ditolak. ''Pernyataan ini amat meresahkan, karena Di Mandung ada sekitar 40 PNS,'' katanya.

Namun Ketua DPRD Bali tak yakin akan pernyataan pejabat penting dari Mandung. ''Kalau begitu pejabat penting itu kan juga akan diberhentikan,'' selorohnya. Masyarakat Mandung hendaknya mewaspadai pernyataan seperti itu apalagi hanya disampaikan secara lisan.

Terhadap keinginan Bupati Tabanan menjadikan Mandung sebagai lokasi IPST, Wesnawa meminta agar tokoh masyarakat mengejar jawaban secara resmi tentang kebenaran proyek itu di Mandung. Pihaknya pun akan mengkoordinasikan masalah IPST ini kepada Bupati Tabanan. (029)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)