kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Selasa Paing, 15 Mei 2007

 Bali


Proyek
Sumur Bor Pelaga Dinilai Gagal 

Denpasar (Bali Post) - 
Proyek
sumur bor Pelaga dari segi waktu dinilai telah gagal. Pasalnya, sampai saat ini belum berhasil mengeluarkan air bersih. Anggota DPRD Badung I Nyoman Patra, Senin (14/5) kemarin mengatakan, proyek itu sudah berlangsung lebih dari setahun. Namun, hasilnya belum dapat dirasakan oleh masyarakat. Padahal masyarakat sangat berharap mendapat pelayanan air bersih dari proyek tersebut.

Wakil rakyat dari Badung Utara itu menegaskan kembali, dari segi waktu proyek itu sudah gagal. Artinya, target penyelesaian yang telah ditetapkan tidak tercapai. ''Setiap proyek memiliki target waktu. Jika target itu tak tercapai, menurut hemat saya itu sudah gagal,'' katanya.

Karena itu, menurut anggota Dewan dari Fraksi Golkar itu, proyek itu perlu dikaji lebih lanjut. Jika di lokasi itu sudah tidak memungkinkan ada sumber air bersih, dicarikan di lokasi yang berpeluang ada sumber airnya, misalnya di Jempanang -- sebelah timur Desa Tinggan.

Kadis Cipta Karya Badung Ketut Suwandi mengakui proyek ini tidak mencapai target karena terjadi hambatan di lapangan. Mata bor sempat patah dalam kedalaman yang cukup. Pengeboran kedua diulang, tetapi mata bor bertemu mata bor yang patah. Pengeboran ketiga pun dilakukan. Kini kedalamannya baru mencapai 130 meter dari target 150 meter.

Belakangan, dalam sehari pengeboran hanya mampu 20 cm karena mata bor sudah mencapai tanah yang keras. ''Kami harapkan Desember ini sudah keluar air,'' katanya sembari menyebut pemerintah Badung tidak mengeluarkan dana untuk pengeboran ulang itu. Dana pengeboran sepenuhnya ditanggung rekanan. (08)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)